Membuka Tirai Kebenaran

Pemerhati Budaya BRM Kusumo Putro, SH, MH : Sekolah dan Dinas Perpustakaan Wajib Miliki Buku Jejak Sejarah Indonesia

2 min read

BRM Kusumo Putro, SH, MH saat hadir di diskusi bedah buku sejarah Indonesia, Selasa (26/8).

LintasIndoNews.com | Solo, Pemerhati Budaya Kota Solo, selaku Ketua Yayasan Forum Budaya (FBM) BRM Kusumo Putro, SH, MH  mengaku bangga dengan adanya acara ini, Menurutnya acara bedah buku sejarah sangat luar biasa, diselenggarakan di kota Solo yang mana  bisa memberi pemahaman dan pengetahuan tentang sejarah.

“Dalam acara ini saya mendapatkan sebuah  pengetahuan dan ilmu pengetahuan, yang jarang sekali kita pernah tahu baik itu dari pendidikan sekolah maupun di pengalaman saya selama ini, ” Urainya.

Kusumo memberi contoh, banyak yang belum di ketahui seperti a bahwa presiden kedua bangsa ini ternyata bukan Suharto, banyak mengetahui tentang peradaban masa lalu bangsa ini.

“Yang sangat luar biasa salah satunya adalah situs gunung padang yang tadi, ternyata merupakan situs struktur bangunan tertua di dunia ini. Sangat luar biasa lalu kita jarang tau bahwa ternyata letusan gunung toba itu ternyata itu hampir menutupi separuh dunia ini sesuatu yang jarang kita tahu,” Jelasnya di Rumah Budaya Keratonan (RBK) Selasa (26/8).

Masih apa kata Kusumo, lebarnya bangsa ini bahwa kapal yang mempunyai teknologi yang sangat modern akan teknologinya lebih modern, ternyata bangsa kita masa lalu itu merupakan bangsa yang hebat bangsa yang luar biasa.

“Kita perlu bangga menjadi bangsa indonesia, ilmu ini harus ditularkan dan harus disampaikan kepada seluruh pelajar ataupun masyarakat Indonesia sangat penting sekali, supaya mereka menghargai terhadap bangsa ini,” Terangnya.

Lebih jauh, Kusumo menyampaikan pengetahuan yang di dapat, ada beberapa gambar yang dia  lihat ditemukan paling tua ada sejak 51 sebelum masehi.

“Seperti di Sulawesi tepatnya di Maros, ternyata merupakan gambar yang dibuat peradaban manusia tertua di dunia, ini juga banyak yang belum tahu,  hal begini semoga saja ini nanti  dari pelajaran bisa saya sampaikan kepada seluruh  masyarakat, ” Ungkapnya.

Selanjurnya, Kusumo berharap buku tersebut dicetak  mohon  dalam bentuk yang agak lebih kecil  sehingga harganya bisa terjangkau di masyarakat.

“Tadi saya setuju apabila semua perpustakaan sekolah yang ada di kota solo itu wajib memiliki buku ini, harapan saya buku ini nantinya bisa memenuhi semua perpustakaan dari tingkat SD hingga tingkat SMA, ” Pungkas Kusumo.  (Suci).

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.