![]()
BREAKING NEWS
KARANGANYAR – Keluarga Besar Marhaenis (KBM) Kabupaten Karanganyar menggelar peresmian Panti MARHEINIS sekaligus pelantikan pengurus keluarga besar KBM Karanganyar pada Sabtu (23/05/2026) di Desa Kadipiro, Kecamatan Bejen, Kabupaten Karanganyar.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh organisasi dan sesepuh Marhaenis, di antaranya Ketua Acara Joko Sukmo Lelono, Ketua Panitia Sutrisno, sesepuh Karanganyar dan provinsi yakni Mbah Sucipto serta Mbah Sastro, hingga pimpinan DPP KBM Adi Khuntoro.
Dalam sambutannya, para pengurus menyampaikan bahwa Panti MARHEINIS diharapkan menjadi “rumah besar” bagi kaum Marhaenis sekaligus pusat pengembangan organisasi rakyat di wilayah Karanganyar.
Mereka menargetkan penguatan struktur organisasi hingga tingkat koordinator wilayah kecamatan, desa, bahkan lingkungan RT/RW agar gerakan organisasi lebih dekat dengan masyarakat.
“Panti MARHEINIS ini bukan hanya simbol organisasi, tetapi menjadi pusat perjuangan dan pemberdayaan rakyat kecil,” ujar salah satu pengurus dalam acara tersebut.
Selain penguatan organisasi, KBM Karanganyar juga mulai mengembangkan sektor ekonomi kerakyatan melalui Toko Milik Rakyat (TOMIRA). Toko tersebut disebut telah bergerak di bidang kebutuhan pokok masyarakat dengan omzet mencapai puluhan juta rupiah per hari.
Pengurus KBM optimistis model usaha berbasis rakyat tersebut dapat diperluas ke berbagai wilayah di Karanganyar. Bahkan, mereka menargetkan dalam kurun waktu empat bulan dapat mendirikan toko rakyat secara bertahap hingga menjangkau 177 desa.
Konsep pengembangan yang diusung disebut menyerupai koperasi modern, di mana masyarakat tidak hanya diberikan akses peminjaman dana, tetapi juga diedukasi untuk membangun budaya menabung dan kemandirian ekonomi.
Dengan peresmian Panti MARHEINIS tersebut, KBM Karanganyar berharap mampu memperkuat solidaritas organisasi sekaligus menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis gotong royong dan kerakyatan. (Cindy)
-
Solidaritas untuk AKJII, Berbagai Elemen Masyarakat Gotong Royong Sukseskan Rapat Pleno di Klaten -
Kirab Pusaka Malam 1 Suro Keraton Surakarta Digelar atas Dawuh PB XIV, Masyarakat Diajak Jaga Kesakralan Tradisi -
Setengah Miliar untuk Wisata Desa Wonosegoro, Nol Rupiah untuk PAD? Kasus ini Sudah Masuk Ranah APH, Lantas Kenapa Berhenti? -
Dandim Klaten Tinjau Koperasi Merah Putih di Mireng, 238 Titik Rampung dan 90 Sudah Beroperasi -
Mengawal Demokrasi dari Sragen: Pleno Pertama AKJII di Markas Sapu Jagad Berjalan Lancar
- Solidaritas untuk AKJII, Berbagai Elemen Masyarakat Gotong Royong Sukseskan Rapat Pleno di Klaten
- Kirab Pusaka Malam 1 Suro Keraton Surakarta Digelar atas Dawuh PB XIV, Masyarakat Diajak Jaga Kesakralan Tradisi
- Setengah Miliar untuk Wisata Desa Wonosegoro, Nol Rupiah untuk PAD? Kasus ini Sudah Masuk Ranah APH, Lantas Kenapa Berhenti?
- Dandim Klaten Tinjau Koperasi Merah Putih di Mireng, 238 Titik Rampung dan 90 Sudah Beroperasi
- Mengawal Demokrasi dari Sragen: Pleno Pertama AKJII di Markas Sapu Jagad Berjalan Lancar
-
Kirab Pusaka Malam 1 Suro Keraton Surakarta Digelar atas Dawuh PB XIV, Masyarakat Diajak Jaga Kesakralan Tradisi
SURAKARTA — Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat akan kembali menggelar Hajad Dalem Kirab Pusaka Dalem Malam 1 Suro Tahun Be 1960 atas Dawuh Dalem Sri Susuhunan Pakubuwono XIV. Tradisi tahunan yang telah berlangsung secara turun-temurun tersebut menjadi salah satu warisan budaya adiluhung yang terus dijaga dan dilestarikan oleh Keraton Surakarta hingga saat ini. Kirab Pusaka Dalem…
-
Setengah Miliar untuk Wisata Desa Wonosegoro, Nol Rupiah untuk PAD? Kasus ini Sudah Masuk Ranah APH, Lantas Kenapa Berhenti?
JEJAK KASUS BOYOLALI, Di atas kertas, pembangunan kawasan wisata desa tampak menjanjikan. Gazebo berdiri, panggung dibangun, taman ditata, embung dipercantik, hingga rumah limasan disiapkan sebagai penunjang destinasi. Namun pertanyaan yang mulai muncul dari masyarakat sederhana saja: setelah ratusan juta rupiah digelontorkan, apa hasil ekonominya bagi desa? Berdasarkan telaah dokumen penyaluran Dana Desa Wonosegoro periode 2022–2025,…




