Membuka Tirai Kebenaran

Pemerintah Desa Kepurun Kec.Manisrenggo – Klaten, Bangun Obyek Wisata Kolam Renang

2 min read

LINTASINDONEWS.com, KLATEN – Pemerintah desa Kepurun, Kecamatan Manisrenggo, Klaten.Terus menggenjot, dalam meningkatkan PADnya, diantaranya, pembangunan wahana wisata air berupa kolam renang, kolam renang tersebut, nantinya akan di peruntukan bagi masyarakat umum, bisa untuk mengangkat potensi pariwisata, serta meningkatkan PADes Kepurun, Munculnya gagasan membangun kolam renang ini, merupakan murni usulan dari masyarakat desa setempat.

Kepala Desa Kepurun, Sukadi, saat di temui di balai desa pada hari Senin lalu, mengatakan, Dengan memfaatkan sumber mata air sendang kewanen, maka Pemdes Kepurun, membangun wahana obyek wisata air berupa kolam renang.

Diharapkan, setelah pembangunan obyek wisata kolam renang di Kepurun selesai, sudah bisa dinikmati oleh masyarakat umum di desa Kepurun dan sekitarnya, pada hari Lebaran tahun 2020 ini.

Di desa Kepurun ini terdapat ada dua kolam renang. Yang pertama, kolam renang di kompleks tanah milik Pemerintah Kabupaten Klaten. Kedua, berada di tanah kas desa seluas 2.000 meter persegi, ke dua kolam renang tersebut nantinya akan sama sama dikelola oleh BUMdes Kepurun. Seluruh pengelolaan kolam renang itu diharapkan dapat memberikan kontribusi PAD ke pemdes Kepurun,” kata Kepala Desa Kepurun, Sukadi,

Lebih lanjut, Sukadi menambahkan, guna melengkapi sarana dan prasarana fasilitas kolam renang itu, Pemdes Kepurun juga akan melengkapi di sekelilingnya dengan saran penunjang berupa taman kuliner. Dengan demikian, para pengunjung kolam renang juga bisa menyantap berbagai jenis kuliner khas Kepurun.

Selanjutnya, untuk harga tiket masuk dipastikan akan tetap terjangkau oleh kalangan masyarakat luas. Tapi hal itu perlu dirembuk dulu lewat musyawarah antar lembaga desa Kepurun, dalam menentukan tarip tiket masuk ke wisata kolam renang tersebut.”.terangnya.

Desa Kepurun, pada tahun 2019 lalu, mendapatkan APBDes sebesar Rp 1.7 miliar. Sementara PADesa desa Kepurun hanya senilai Rp 90 juta pertahun, PADes Kepurun selama ini hanya mengandalkan dari sewa tanah kas desa. Harapan kedepannya dengan dibangun wisata kolam renang yang akan dibuka untuk masyarakat umum pasca-Lebaran 2020, kami berharap PADesa bisa naik signifikan. setidaknya bisa menjadi dua kali lipat.”pungkas Sukadi.(Pur)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.