Membuka Tirai Kebenaran

Perempuan ini Bongkar Watak Asli Bupati Taulud Sri Wahyuni Pasca Terjaring OTT

4 min read
petugas-kebersihan-kediaman-bupati-talaud-ungkap-tabiat-asli-sang-bupati.jpg
Petugas kebersihan kediaman Bupati Talaud ungkap tabiat asli sang bupati. – Kolase Instagram/@swmanalip dan Tribun Manado/Christian Wayongkere

LintasIndoNews.com | Hukum – Di tengah berbagai kontroversi dan kasus hukum yang menjeratnya, keluarga  Bupati Taulud Sri Wahyu Maria Manalip alias Sri Wahyumi dikenal sebagai keluarga dermawan.

Bupati Sri Wahyumi memperlakukan tetangga dan orang-orang di bawahnya dengan baik.

Tiga orang pria petugas kebersihan dan tukang potong rumput yang setiap hari beraktivitas di depan rumah Bupati membongkar watak asli sang Bupati cantik dan keluarganya.

Rumah Bupati Sri Wahyumi beralamatkan di perumahan mewah Tamansari Metropolitan, Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Kota Manado.

“Terakhir kami melihat Ibu dengan Bapak sekitar bulan lalu. Bapak kelihatan sedang sakit,” kata perempuan tukang sapu saat berbincang dengan Tribun Manado tak jauh dari rumah Bupati Sri Wahyumi, Kamis (02/05/2019).

“Sering kalau kami menyapu, ada oma yang merupakan keluarga Ibu Bupati bantu pindahkan barang seperti tempat sampah dan lainnya untuk perlancar kerjaan kami,” kata petugas kebersihan lainnya.

Dari pengamatan mereka setiap hari, keluarga Bupati Sri Wahyumi adalah orang yang baik, suka membatu dan menyapa.

Bahkan sering memberikan kue dan air mineral saat para petugas kebersihan sedang menyapu.

“Kami pernah diundang, mengikuti open house Tahun Baru di rumah itu,” tandasnya.

Beberapa hari lalu KPK melakukan Oprasi Tangkap Tangan (OTT).

OTT kali ini dilakukan di Kepulauan Taulud.

Sri Wahyu Maria Manalip sebagai Bupati Taulud ditangkap karena menerima sogokan atas revitalisasi pasar di Kepulauan Taulud.

Dikutip Surya.co.id dari Kompas, Rabu (1/5/2019) rupanya Sri Wahyumi mempunyai rekam jejak kontroversial sebagai politikus hingga menjabat Bupati Talaud.

Diketahui, Sri Wahyumi merupakan istri seorang Hakim aktif di Pengadilan Tinggi Manado bernama Armindo Pardede SH MAP.

Humas Pengadilan Tinggi Manado Imam Syafii membenarkan Armindo Pardede masih bertugas.

“Status jabatannya Hakim Tinggi. Beliau sering masuk kerja,” ujarnya, Selasa (30/4/2019).

Penangkapan Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Manalip oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (30/4/2019) siang, membuat kaget keluarga.

Melansir dari Tribun Manado, Armando Pardede, suami Sri Wahyumi dan 4 anak mereka memilih mengurung diri dalam rumah. 

Pasalnya mereka belum mau menjenguk istri dan ibu tercinta yang kini menjadi tahanan komisi antirasuah di Jakarta.

“Akan ke sana tapi belum, soalnya berita terkait ibu juga mengejutkan keluarga, soalnya baru saja jadi kayaknya belum hari ini,” ucap salah satu pria yang enggan disebutkan identitasnya kepada Tribun Manado, Rabu (1/5/2019). 

Bupati Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK, Sri Wahyumi Maria Manalip mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (1/5/2019) dini hari. KPK menetapkan tiga orang tersangka yaitu SWM (Sri Wahyumi Maria Manalip), BNL (Benhur Lalenoh), dan BHK (Bernard Hanafi Kalalo) serta mengamankan barang bukti senilai Rp 500 juta terkait kasus dugaan suap pengadaan barang atau jasa di Kabupaten Kepulauan Talaud Tahun Anggaran 2019. (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Kondisi Keluarga dan Rumah Kontrakan Bupati Talaud Setelah Digeledah KPK

Kondisi rumah Bupati nonaktif Talaud Sri Wahyumi Manalip di Perumahan Tamansari Metropolitan, Clauster Mahawu E1 No 11, Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, terlihat lengang setelah digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) pada Kamis (2/5/2019).

Pantauan Kompas.com (jaringan Surya.co.id), Jumat (3/5/2019) pukul 13.24 Wita, pintu depan rumah berwarna putih tertutup.

Hanya pintu samping yang dibuka. Dari dalam rumah terlihat dua orang sedang beraktivitas satu pria dan satu wanita.

Aktivitas kedua orang itu terlihat karena pintu samping hanya menggunakan terali besi berwarna merah muda.

Sedangkan dari luar rumah, tidak ada aktivitas apapun.

Dua sepeda motor dan satu mobil tampak terparkir di halaman rumah Sri Wahyumi Manalip.

Saat Kompas.com berada di depan rumah, seorang wanita berpakaian baju warna hitam dan celana pendek langsung menghampiri.

“Mau apa, Pak? Soal urusan keluarga sudah ada yang ditugaskan untuk bicara,” kata wanita tersebut.

Saat ditanya bagaimana kondisi keluarga Sri Wahyumi Manalip setelah digeledah, ia enggan berkomentar banyak.

 “Aman-aman saja. Bahkan, anak dari Ibu Sri melayani bagus pihak KPK saat menggeledah. Saat ini, anak yang satu baru pulang dari kuliah. Semuanya ada di dalam rumah, baik bapak dan anak-anak,” lanjut wanita itu.

Kondisi rumah Bupati nonaktif Talaud Sri Wahyumi Manalip di Perumahan Tamansari Metropolitan, Clauster Mahawu E1 No 11, Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, terlihat lengang, Jumat (3/5/2019). (KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEY)

Sementara, juru bicara keluarga Sri Wahyumi Manalip, Jimmy Tindi mengatakan, keluarga biasa-biasa saja setelah rumah digeledah KPK.

“Saya baru telepon orang-orang di rumah, tidak ada apa-apa. Aman-aman saja,” ujar dia saat dihubungi, Jumat (03/05/2019) siang.

Ia menjelaskan, anak dari Bupati nonaktif Talaud, hanya dua.

“Keduanya laki-laki. Kemungkinan menjenguk Senin jadwalnya. Yang pasti akan ke Jakarta,” kata dia.

Ia menambahkan, saat ini menyiapkan keperluan untuk ke sana.

“Dalam waktu dekat, paling Senin pekan depan sudah ketemu. Diutamakan anak-anak dan orangtua dari keluarga. Karena bapak dengan kondisi saat ini tidak memungkinkan,” sebut Jimmy.

Dia menyesalkan ada pemberitaan salah satu media yang mengatakan suami Sri Wahyumi Manalip dilarikan ke rumah sakit.

“Bapak ada di rumah. Ada-ada saja pemberitaanya,” katanya.

Ia menjelaskan, suami Sri Wahyumi Manalip sudah cukup lama sakit stroke.

“Bapak sakit stroke sudah berjalan sekitar tiga atau empat tahun,” ujar dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Begini Kondisi Keluarga dan Rumah Kontrakan Bupati Talaud Setelah Digeledah KPK”

Sumber: Tribunnews.com

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.