Membuka Tirai Kebenaran

Program Sekolah SMK 4 Tahun, Mulai di Rintis di SMK 2 Surakarta

2 min read

Program Sekolah SMK 4 Tahun, Mulai di Rintis di SMK 2 Surakarta

LintasIndoNews.com | Surakarta, Pemerintah canangkan program sekolah di SMK 4 tahun. Mulai Tahun Ini, seperti Sekolah di SMKN 2 Surakarta.

Di ttunjuk pemerintah untuk melaksanakan program sekolah empat tahun. Program sekolah empat tahun itu meliputi tiga tahun di bangku sekolah dan satu tahun di Jepang.

Selama di Jepang semua biaya ditanggung pemerintah. Wakil Kepala Bidang Humas dan Kerja Sama Hubungan Industri SMKN 2 Solo, Suratna, mengatakan ada 10 SMK negeri dan swasta di seluruh Indonesia yang ditunjuk melaksanakan program sekolah empat tahun.tanpa menyebutkan sekolah mana saja yang ditunjuk

“SMKN 2 Solo termasuk salah satu sekolah yang ditunjuk pemerintah [melaksanakan program sekolah empat tahun],” kata dia kepada wartawan di ruang kerjanya

Selain SMKN 2, lanjut dia, dua SMK di wilayah Soloraya juga ditunjuk melaksanakan program itu yakni SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo dan SMKN 2 Klaten.

Sekolah empat tahun, sambung Suratna, merupakan program Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia bekerja sama dengan pemerintah Jepang.

Program dengan nama Sea-TVET Kosen School Medelin Workshop: Workshop SMK Rujukan Go Asia tersebut ditujukan SMK rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) di seluruh Indonesia. “Setelah dilakukan seleksi terhadap 54 SMK RSBI, yang ditunjuk hanya 10 sekolah termasuk SMKN 2 Solo,” ujarnya.

Suratna yang juga koordinator program sekolah empat tahun SMKN 2 Solo menyatakan program sekolah empat tahun akan dilaksanakan pada Tahun Ajaran 2017/2018. Jumlah siswa yang diterima 32 orang atau satu kelas untuk Jurusan Las Aplikasi Logam (Lapalo) menginduk di Jurusan Teknik Permesinan.

Menurut dia, ada lima jurusan yang ditawarkan pada program sekolah empat tahun yakni Lapalo, Mekanik dan Elektronik, Teknik Komputer dan Jaringan, Kimia Industri, dan Pariwisata. “Dari lima jurusan yang ditawarkan SMKN 2 Solo mengambil jurusan Lapalo,” tandasnya.

Pelaksanaan program sekolah empat tahun, imbuh Suratna, semula direncanakan pada September 2016 tapi karena ada kendala ditunda sampai tahun ajaran 2017/2018. “Kami sebenarnya telah melakukan seleksi dan telah terpilih 32 siswa dari 128 siswa yang mendaftar. Tapi karena ditunda akan ada seleksi ulang,” ujarnya.

Dia menambahkan semua lulusan program sekolah empat tahun akan langsung diterima bekerja dl di sekolah,” katanya. (seno)

Sumber: harianjogya.com

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.