Membuka Tirai Kebenaran

Satpol PP Karanganyar Jaring Pelajar di Kawasan Wisata, Mengaku Tak Tahu Alasan

1 min read

LINTASINDONEWS.com, KARANGANYAR – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Karanganyar menjaring 11 pelajar yang asik nongkrong di warung dan kawasan wisata pasca dikeluarkan kebijakan meliburkan siswa sekolah selama dua pekan.

Alasan pemerintah meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolahan selama dua pekan ternyata belum diketahui sejumlah pelajar.
Alih-alih belajar di rumah, sejumlah pejalar justru memanfaatkan libur itu untuk nongkrong bersama teman-temannya.

Plt Kepala Satpol PP Karanganyar, Yopi Eko Jati Wibowo menyampaikan, personel Satpol PP di 17 kecamatan rutin menggelar patroli guna menindaklanjuti pelaksanaan edaran Bupati Karanganyar, Juliyatmono yang meliburkan aktivitas belajar di sekolahan.
Lanjutnya, aktivitas belajar di sekolahan diliburkan dalam rangka meminimalisasi potensi penyebaran virus corona atau covid-19.

“Rata-rata mereka (pelajar) tidak tahu alasan kenapa diliburkan selama dua pekan,” katanya saat dihubungi wartawan, Sabtu (21/3/2020).

Ia mengungkapkan, sejak rutin patroli pada Selasa (17/3/2020) lalu, personel Satpol PP Karanganyar telah menjaring 11 pelajar yang kedapatan nongkrong di sejumlah lokasi seperti warung komplek sekolahan, Alas Karet Kejo, Jenawi dan kawasan wisata lainnya.

“Mungkin mereka mulai jenuh. Pelajar yang nongkrong, kita beri tahu kenapa alasannya harus berdiam diri di rumah 14 hari,” terangnya.
Dijelaskan Yopi sapaan akrabnya, personel Satpol PP di daerah akan rutin melakukan patroli selama siswa diliburkan.
Sedangkan personel di Karanganyar Kota, melakukan penertiban di sekitaran Alun-Alun.

Pasalnya Pemkab Karanganyar juga meliburkan aktivitas pedagang di pasar dadakan atau yang dikenal Pasar Sabtu dan Minggu sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Sumber: TRIBUNJATENG.com
Editir: Seno

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.