Membuka Tirai Kebenaran

Sekolah Bukan Perusahaan Tapi Milik Rakyat, Sarno Kasek SMKN 1 Miri Sulit di Temui

2 min read

Gambar ilustrasi pihak ketiga

LINTASINDONEWS.com, SRAGEN – Berawal dari konfirmasi di SMKN 1 Kalijambe saat Sarno menjadi Plt. Kasek SMKN 1 Kalijambe, terkait keterbukaan informasi publik tentang Dana BOS 2018/2019 beberapa waktu , Sarno merasa terusik.

Hal ini berkepanjangan hingga sampai di SMKN 1 Miri, saat tim AWPI (Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia) Korwilsus Soloraya ingin menarik kembali dokumen kerjasama Diklat Jurnalistik untuk SMKN 1 Kalijambe. Padahal Sarno sendiri sudah menyuruh tim untuk memasukkan di sekolah SMKN 1 Kalijambe, namun Sarno hingga kini sangat sulit di temui.

Hanya di bagian TU saja tim AWPI di persilahkan masuk untuk berdebat tentang diklat jurnalistik, hingga suasana memanas. Jika tidak ingin merajut kerja sama dalam hal ini, dokumen proposal tim sepakat harus di kembalikan.

Namun di sini tidak, entah dokumen itu masih ada atau tidak, Sarno tidak memberi penjelasan. Bahkan terkesan Kepala TU (Tata Usaha) yang juga merangkap menjadi guru di ketahui bernana Edi menghalangi tugas kami.

Edi dengan lantang, Diklat itu tidak bisa untuk SMKN 1 Miri, Padahal tim tidak mengajukan untuk SMKN 1 Miri. Hanya ingin meminta kembali dokumen proposal yang masuk di SMKN 1 Kalijambe.

“Di file kan masih ada mosok cuma proposal saja di minta, “kilahnya.

Dalam hal ini pihak sekolah sudah menghalangi kinerja peran Pers. Yakni yang telah tetuang dalam UU Pers No 40 Tahun 1999, pasal 18 ayat 1 setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

Saat di konfirmasi melalui chat WashApp (nomernya baru di dapat), terkait hal diatas, menyatakan keterbujaanya papan nama yang di pasang di MMT SMKN 1 Kalijambe, dia menyatakan juga sudah purna bulan Maret 2019.

“BOS ’17/’18 MMT ada di dinding selatan ..yg ’19 dh dicetak…tinggal masang permanen di hall.. , “jawabnya.

Sementara mengenai dokumen yang di minta tim, Sarno menjelaskan untuk datang di TU SMKN 1 Kalijambe.

“Proposal itu dh lama…klo dk salah PLt sy berakhir maret…coba tanyakan TU kalijambe…, , ” Jelasnya.  (Tim AWPI)

 

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.