Membuka Tirai Kebenaran

Selamatkan Warisan Leluhur, Kusumo Buru keris Untuk di Koleksi

2 min read

Foto diambil screenshot video, Kusumo saat sampaikan pesan via video WashApp, Buru keris Untuk di Koleksi, Senin (26/8).

LintasIndoNews.com | Solo,
Bangsa Indonesia adalah “pabrik kebudayaan” yang besar. Sejak lama nenek moyang negeri ini telah menggunakan kemampuan cipta, rasa dan karsa mereka untuk melahirkan aneka mahakarya yang luar biasa. Salah satunya adalah keris.

Koleksi keris milik Kusumo

Keris adalah senjata tikam yang dibuat sedemikian rupa dengan menempa besi, baja dan bahan pamor sehingga menjadi sebuah pusaka. Keris yang dibuat dengan cara dicor atau menggunakan cetakan bukanlah keris yang sesungguhnya.

Sebagai senjata tradisional asli Indonesia, keris adalah khazanah budaya yang istimewa. Keris juga benda seni yang bernilai tinggi. Keindahan bentuk, kualitas bahan dan proses pembuatannya yang membutuhkan ketekunan dan keahlian tingkat tinggi membuat keris semakin istimewa.

Untuk itu, sebagai Pemerhati Budaya kota Surakarta, Ketua Yayasan Forum Budaya Mataram (FBM) BRM Kusumo Putro SH.MH mengutarakan kepada mass media, melalui aplikasi video WashAppnya belum lama ini, Kusumo berkeinginan melestarikan warisan leluhur benda pusaka kerajaan, terutama yang ada di pulau Jawa yang berupa keris.

Beberapa Jenis Keris Pusaka diantaranya Kerajaan Majapahit, Singosari, Pajajaran, Cirebon, Madiun, Jenggala, Yogyakarta, Kasunanan Surakarta, Mangkunegaran Surakarta dan lain lain,  untuk di koleksi.

Koleksi kerisnya hingga saat ini sudah  terkumpul 68 buah, jumlah ini terus akan ditambah, begitu aku Kusumo dalam. Pesan video tersebut.

Demi mendapatkan benda – benda pusaka warisan leluhur ini,  ia rela mencarinya ke berbagai daerah, dari Yogyakarta, Cirebon, Banten, Madiun hingga ke pelosok Juwangi wilayah Boyolali Utara.

Perburuan kerisnya tanpa mempedulikan berapa dana yang telah dikeluarkan,  menurut Kusumo hal ini dilakukan untuk nguri- uri budaya warisan leluhur pusaka kerajaan yang tersebar di Pulau Jawa, agar generasi sekarang bisa melihat wujud warisan yang adiluhung tersebut.

Dalam pesan singkatnya, selama ini Kusumo menyampaikan tidak pernah Mengkultuskan Keris apalagi Menyembahnya, karena hanya satu yg patut di Sembah dan di Puja, Allah yang Maha Kuasa, Sang Mencipta Alam dan Allah Sang Pemberi.

“Kalau tidak diupayakan untuk diselamatkan, sudah dapat dipastikan benda -benda warisan kerajaan yang adiluhung itu tentu akan sirna dengan sendirinya, ” Ucapnya.

Lebih jauh, Kusumo berpendapat benda pusaka yang saat ini telah langka karena ditelan masa, sangat perlu untuk diabadikan hingga akhir zaman.

“Kita harus bangga sebagai orang Indonesia, yang memiliki ribuan warisan budaya dari leluhur terdahulu, yang sangat berjasa buahkan Indonesia merdeka hingga saat ini. kita tinggal mengenyam enaknya saja, ” terang Kusumo diakhir ceritanya. (Seno)

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.