Membuka Tirai Kebenaran

Tengkorak Posisi Bertapa Di temukan, Lihat Kondisinya Mengerikan !!

2 min read

Kerangka Pria Posisi Bertapa di Sajadah Ditemukan di Hutan Grobogan, Ada Surat Nikah di Saku KorbanPenemuan kerangka manusia di sebuah hutan sempat menggegerkan warga Desa Mangin dan Desa Karanganyar di Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (18/10/2018). – Facebook.com/Bagas Slonongboy

Lintasindonews.com, Penemuan kerangka manusia di sebuah hutan sempat menggegerkan warga Desa Mangin dan Desa Karanganyar di Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (18/10/2018) tiga hari yang lalu.

Tempat kerangka tersebut ditemukan masuk di wilayah Dusun Banger, Desa Karanganyar, yang berbatasan dengan Desa Mangin.

Tepatnya ditemukan di petak 57a, RPH Mangin, BKPH Ketawar, KPH Telawa, sekitar pukul 08.00 WIB.

Dilansir Tribun Video dari Kompas.com, Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Grobogan terus melakukan penelitian terkait identitas kerangka tersebut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, Satreskrim Polres Groboganmemastikan bahwa kerangka yang diperkirakan lelaki tersebut bukanlah korban penganiayaan ataupun pembunuhan.

Foto refrensi pihak ketiga

Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Maryoto melaui keterangannya, Jumat (19/10/2018) menyebutkan kemungkinan korban sedang menjalankan ritual bertapa.

“Korban itu diduga menjalankan ritual dengan bertapa di lokasi kejadian yang merupakan punden keramat. Terbukti posisinya duduk bersila dengan beralaskan sajadah,” kata Maryoto.

Menurut keterangan warga, lokasi tersebut sering digunakan untuk ritual termasuk untuk bertapa.

Ditemukan juga buku nikah di saku korban, namun kondisinya telah rusak lantaran korban telah meninggal tiga bulan lalu.

Pihak kepolisian mengaku kesulitan untuk mengidentifikasi jasad tersebut lantaran sudah menjadi kerangka.

“Kami sudah berkoordinasi dengan setiap polsek untuk mengumpulkan informasi dari masyarakat. Selama ini belum ada laporan kehilangan keluarga. Buku nikah yang ada di saku korban rusak tidak terbaca. Kerangka korban masih di RSUD Purwodadi,” sambung Maryoto.

Diberitakan sebelumnya, kerangka tersebut ditemukan pertama kali oleh Tarsilan (42) warga Desa Mangin di pinggir sebuah parit kecil yang kondisinya sudah mengering.

Kemudian Tarsilan bergegas memberitahu saudaranya Nardi (57) yang sedang mencari rumput dengannya.

Keduanya langsung melaporkan penemuan tersebut pada warga dan perangkat desa kemudian melaporkan juga pda Polsek Karangrayung.

Saat ditemukan, posisi korban bersila dengan beralaskan sajadah dan terdapat sepatu yang diduduki korban.

Sumber : kompas.com / tribunnews

Editor    : Rian Hepi

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.