Membuka Tirai Kebenaran

Toko Mebel, Furniture, Terbakar Kerugian di Taksir Milyaran Rupiah

2 min read

LINTASINDONEWS.com – REMBANG JATENG – Kebakaran besar terjadi di pusat pertokoan furniture dan perabot rumah tangga di Rembang, Selasa siang tadi tanggal 5 Agustus 2020 .

Api menjalar cepat hingga membakar tiga toko, karena di dalam toko banyak tumpukan barang yang mudah terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namun kerugian diperkirakan mencapai milyaran rupiah. Kepulan asap pekat membumbung tinggi sudah terlihat dari jarak lima kilometer. Hal itu karena kebakaran yang melanda toko mebel tunggal jaya di jalan kartini no. 44 a, sebuah toko mebel terbesar di Kabupaten Rembang.

 

0

Api diduga berasal dari gudang belakang toko mebel tersebut. Pemicunya belum diketahui pasti. Muncul perkiraan karena hubungan pendek arus listrik. Tapi ada pula yang menyebut aktivitas mengelas di salah satu ruangan, kemudian percikan las menyambar kasur.
Setelah itu api menjalar ke bagian depan toko.

Cuaca panas dan kencangnya tiupan angin ditambah banyaknya barang mudah terbakar yang ada di dalam toko, membuat api membesar dan meremmbet ke dua toko yang ada disebelahnya.

Karyawan toko dibantu masyarakat bahu membahu menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam toko, namun masih banyak yang tidak bisa dikeluarkan, lantaran api terlanjur sudah membesar.

Kepala Satpol PP Kabupaten Rembang, Waluyo menjelaskan, dari tim Damkar Satpol PP Rembang telah mengerahkan sebanyak 3 unit damkar. Karena api yang terus membesar, diterjunkan pula unit bantuan damkar dari Semen Gresik, dan KM Jaya.
“3 armada milik kami sudah diterjunkan, dibantu 3 mobil pemasok air.

Api masih membesar, armada damkar dari Semen Gresik sudah tiba di lokasi kejadian. Tadi juga sudah ada bantuan dari KM Jaya,” kata Waluyo kepada wartawan di lokasi kejadian.
Waluyo menyebut, kondisi cuaca yang panas ditambah tiupan angin yang kencang membuat api cukup sulit dipadamkan. Ia pun berharap tim bisa bergerak cepat agar kebakaran tak meluas. Sebab, di lokasi kejadian, struktur bangunan berdempetan dan berada di jalan protokol.

“Anginnya cukup besar, jadi semoga saja bisa cepat teratasi. Apalagi ini toko ada jual meubel, almari, perkakas rumah tangga, spring bed juga, jadi api masih terus membakar,” paparnya.

Sementara itu Imron saksi mata mengatakan, pertama kali mendengar suara seperti mercon jagung pletek- pletek ., setelah tidak lama muncul kepulan asap yang sangat pekat , dan di susul api langsung membesar .
“ Kebetula saya ada di depan rumah tiba – tiba ada suara pletek- pletek seperti bunyi mercon jagung, tidak lama kemudian asap sangat gelap dan api langsung membesar ,” kata Imron.

Selanjutnya mengetahui kejadian itu ,mereka langsung berteriak – teriak kebakaran-kebakaran hingga beberapa waktu baru ada orang banyak .

Selama terjadinya kebakaran, akses jalan kartini ditutup aparat kepolisian. Meski demikian banyaknya warga yang ingin menyaksikan kebakaran dari dekat. Tetap sulit terbendung. Aparat berulang kali menghalau kerumunan warga, supaya hilir mudik mobil pemadam tidak terganggu.

Hingga pukul 14.05 WIB, api masih terus berkobar. Kepulan asap hitam membumbung tinggi. Lokasi kejadian yang berada di jalan protokol, membuat sepanjang jalan Kartini untuk sementara ditutup bagi pengguna jalan guna optimalisasi pemadaman.

Banyak warga yang berkerumun sekedar menonton insiden tersebut. (( Insan )

Editor: Seno

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.