Membuka Tirai Kebenaran

Untuk Memenuhi Kebutuhan Masker, Pemda Rembang Memproduksi Masker Sendiri

2 min read

LINTASINDONEWS.con, REMBANG – Pandemi virus Coron a Covid-19 yang melanda Indonesia menyebabkan kebutuhan masker melonjak tajam. Hal tersebut dimanfaatkan Balai Latihan Kerja ( BLK ), Rembang untuk ikut memproduksi masker dengan aneka warna yang standar kesehatan.

Balai Latihan Kerja lakukan pendampingan, ini bisa mendorong industri kecil tumbuh berkembang. Perlengkapan pembuatan masker, seperti sarana dan prasarana mesin jahit dan lainnya semuanya sudah siap operasional, nantinya masker ini bisa untuk memenuhi kebutuhan pemda Rembang yang akan di bagikan pada masyarakat.
Balai Latihan Kerja ( BLK ) Kabuaten Rembang setiap tahun membuka pelatihan ketrampilan, seperti Perbengkelan Otomotip, Bengkel LAS, Elektronik dan diantaranya jahit menjahit. Siswa pelatihan sebelum merebaknya Virus Corona COVID – 19 , oleh instruktur mereka di ajari membuat pakaian wanita, juga baju pria.

Setelah merebaknya Virus Corona, masyarakat banyak membutuhkan masker.

Untuk mendukung pemerintah Kabupaten Rembang dalam hal pengadaan masker sehingga masyarakat Rembang tidak akan kesulitan mencari masker.

Kepala Kantor Balai Latihan Kerja ( BLK ) Kabupaten Rembang Teguh Mulawarman mengatakan, sejak masker di pasaran langka ,BLK mendapatkan panduan pembuatan masker yang standart, yaitu menggunakan kain dlapis tiga dan aman di gunakan, untuk penutup mulut dan hidung masyarakat.

Pembuatan masker ini untuk menindaklanjuti arahan pimpinan, Bupati Rembang berjenjang yang intinya setiap masyarakat yang keluar rumah diwajibkan memakai masker. Sedangkan hari-hari ini masker di pasaran sulit di dapat, andaikan ada di pasaran harganya sangat mahal.

“Balai Latihan Kerja Kabupaten Rembang baru tiga hari ini membuat masker, untuk menindaklanuti arahan pemerintah pusat, dan bapak Buapti Rembang , masyarakat yang keluar rumah wajib memakai masker,” jelasnya.
Teguh menambahkan tenaga kerja yang dilibatkan ini sejumlah 16 orang terdiri dari instruktur dan siswa serta alumni dari BLK sendiri.

Satu hari satu orang bisa membuat sekitar 30 buah masker sehingga di Kabupaten Rembang tidak akan kesulitan mencari masker.

Permintaan masker sedang booming, semua orang butuh masker,” Pembuatan masker kain ini untuk mendukung pemerintah khususnya pemkab Rembang. Permintaan pembuatan masker ini tidak terbatas, namun awal ini membuat sebanyak 10.000 hingga 16 .000 buah, Karena masyarakat keluar wajib menggunakan masker untuk penutup mulut dan hidung,” Terangnya. ( Insan )

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.