Membuka Tirai Kebenaran

Untuk memutus mata rantai penularan COVID-19 di Kabupaten Rembang TNI,Polri,Pemda Melakukan penyemprotan Disinfektan

2 min read

REMBANG – Penyebaran covid 19 di Kabupaten Rembang hingga saat ini masih sangat tinggi, untuk memutus penyebaran virus covid 19, polres Rembang bekerjasama dengan Dandim 0720 dan Pemkab Rembang, menggelar penyemprotan disinfektan massal di jalan protokol kota Rembang dan Lasem, menggunakan mobil water canon.

Selain melakukan penyemprotan disinfektan, petugas juga membagikan masker bagi masyarakat serta pemasangan stiker 4 m di mobil angkutan kota.

Dengan menyusuri jalan-jalan protokol kota Rembang,menggunakan mobil watercanon petugas melakukan penyemprotan disinfektan di jalan-jalan protokol. hampir seluruh jalan protokol kota Rembang, menjadi sasaran penyemprotan, utamanya bagi tempat sering berkumpulnya warga.

Kapolres Rembang AKBP Kurniawan Tendi Rongre menyebut berbagai cara telah dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Tak hanya operasi Yustisi, pihaknya juga akan kembali intensif melakukan penyemprotan cairan desinfektan.

“Rembang ini dikategorikan sebagai zona orange. Bagaimana agar zona orange ini kita tekan bahkan bisa kategori zona hijau, salah satunya dengan penyemprotan desinfektan. Ini merupakan salah satu cara untuk memutus penularan, selain dengan operasi yustisi yang sudah rutin kita gelar,” papar Rongre kepada wartawan.

Dia menyebut, ada dua wilayah Kecamatan yang menjadi prioritas dilakukannya penyemprotan. Diantaranya Kecamatan kota Rembang, dan Kecamatan Lasem.
“Kami sepakat bersama dengan bapak Pjs Bupati untuk rutin akan kita laksanakan, paling tidak seminggu sekali. Untuk daerah prioritas sasaran penyemprotan kami, di wilayah kota Rembang kemudian di wilayah Kecamatan Lasem,” jelasnya.

Sementara PJs Bupati Rembang, Imam Maskur mengakui penyemprotan disinfektan memang tidak semata-mata menurunkan jumlah penderita Covid-19 secara signifikan, namun upaya tersebut ditempuh sebagai bentuk ikhtiar dalam rangka memerangi virus corona.

“Kalau masyarakat betul-betul sadar, insyaallah penurunan Covid-19 akan signifikan, akan melandai, akan melantai sampai Kabupaten Rembang menjadi zona hijau,” paparnya.
Selain itu, Pjs Bupati juga mengimbau warga jangan biasa berkerumun di warung, maupun kafe sampai larut malam, karena dianggap rawan penularan Covid-19. ( Insan )

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.