Membuka Tirai Kebenaran

Oknum Perdes Teter Simo di Duga Korupsi Dana Desa, Kini Naik Status

1 min read
Referensi pihak ketiga

LintasIndoNews.com | Boyolali — Kejari Boyolali meningkatkan Status penanganan dugaan penyalahgunaan Keuangan desa Teter, Kecamatan Simo ketingkat Penyidikan,ada 3 pos anggaran yng diselewengkan Oknum perangkat desa Teter.

Penanganan perkara dengan penyalahgunaan keuangan desa didesa teter kec.simo kab.boyolali oleh Kajari ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan hari ini 27/6/2019

“Saya saya tandatangani, tandatangani,” kata Kejari Boyolali, Prihatin.

Meski sudah ditingkatkan statusnya,Prihatin menyatakan pihaknya belum memutuskan adanya tersangka dikasus ini, langkah selanjutnya penyidik akan melakukan pemeriksaan saksi saksi.

Ungkap Prihatin, dugaan penyalahgunaan keuangan desa yang dilakukan oknum perangkat desa teter ada 3 Pos anggaran antara lain Uang sewa tanah kas desa, Pemotongan bantuan Rumah Tidak Layak Huni ( RLTH ) seharusnya disalurkan dalam bentuk barang namun oleh oknum tersebut disalurkan dalam bentuk tunai dan masih dipotong.

Pos anggaran Uang pajak PPN dan PPH dari anggaran dana desa setoran pajak tersebut tidak disetorkan ke Kas Negara. Penyelewengan anggaran berlangsung selama periode th 2013 – th 2019 total kerugian negara kisaran 170 juta.

“Anggaran sebesar itu diduga digunakan untuk kepentingan pribadi,” kata Prihatin.

Kejari Boyolali menangani kasus tersebut, setelah mendapat laporan masyarakat. kemudian ditindak lanjuti dan ditemukan bukti awal sehingga Kejari menindaklanjuti dengan mengeluarkan Sprin.

Dari hasi penyelidikan ditemukan adanya bukti awal yang cukup, sehingga Kajari memutuskan untuk menindaklanjuti ditingkat penyidikan. Dengan Sprin ini penyidik Kejari bisa melakukan tindakan hukum antara lain penyitaan dan penetapan tersangka. (SR)

Sumber: Suarariaupos.com

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.