Ruang Kunjungan Keluarga Bagi Warga Binaan di Lapas Purwodadi Sederhana dan Representatif

Ruang Kunjungan Keluarga Bagi Warga Binaan di Lapas Purwodadi Sederhana dan Representatif

Loading

📌 Pewarta|Al1

✍️Editor|Rian Derasta

GROBOGAN — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya terkait layanan kunjungan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan kunjungan tatap muka rutin dilaksanakan setiap hari Rabu dan Sabtu, dengan menerapkan sistem pengamanan ketat dan prosedur yang tertib.

Petugas Lapas Purwodadi Melaksanakan Pengecekan Barang Bawaan Kunjungan Keluarga, Rabu (30/07/2025).

Pada Rabu (30/07/2025), suasana di area layanan kunjungan tampak tertib. Setiap pengunjung wajib melalui proses registrasi awal dengan menunjukkan identitas diri kepada petugas. Setelah proses verifikasi selesai, pengunjung menjalani penggeledahan badan sebagai langkah awal pencegahan masuknya barang terlarang ke dalam lingkungan lapas.

Tidak hanya penggeledahan badan, seluruh barang bawaan juga diperiksa secara menyeluruh menggunakan alat bantu dan ketelitian petugas. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi penyelundupan benda-benda berbahaya seperti narkotika, senjata tajam, maupun alat komunikasi ilegal.

Lapas Purwodadi Membuka Akses Layanan Kunjungan Keluarga di hari Rabu dan Sabtu.

Setelah melewati serangkaian pemeriksaan, pengunjung diarahkan menuju ruang kunjungan untuk bertemu dengan warga binaan. Seluruh kegiatan kunjungan dilakukan di bawah pengawasan ketat petugas, dengan mengedepankan prinsip keamanan dan pelayanan yang humanis.

Kalapas Purwodadi melalui jajaran pengamanan menyampaikan bahwa pelaksanaan layanan kunjungan berjalan lancar, tertib, dan tanpa kendala berarti. “Kami selalu mengutamakan aspek keamanan, pelayanan yang ramah, serta pengawasan sesuai prosedur dalam setiap aktivitas kunjungan,” ungkapnya.

Menurutnya, layanan kunjungan merupakan hak warga binaan yang harus difasilitasi secara profesional, tanpa mengabaikan aturan serta keamanan lingkungan lapas.

Dengan adanya sistem kunjungan yang aman dan tertib, diharapkan tali silaturahmi antara warga binaan dan keluarga tetap terjaga, sekaligus menjadi bagian penting dari proses pembinaan dan pemulihan hubungan sosial para warga binaan.