![]()
JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat terkait kesalahpahaman yang muncul akibat pernyataannya mengenai isu kepemilikan tanah oleh negara.
Permintaan maaf tersebut disampaikan Nusron dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (12/8/2025).
“Saya atas nama Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, kepada publik, kepada netizen atas pernyataan saya beberapa waktu yang lalu (terkait kepemilikan tanah) yang viral dan menimbulkan polemik di masyarakat serta memicu kesalahpahaman,” kata Nusron di hadapan awak media.
Pernyataan sebelumnya yang disampaikan Nusron sempat memicu perdebatan di ruang publik dan media sosial. Ia menegaskan, klarifikasi ini penting agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berlarut-larut.
“Saya berharap masyarakat bisa memahami konteks sebenarnya, dan ke depan kami akan terus berupaya memberikan penjelasan yang tepat terkait kebijakan pertanahan,” imbuhnya.
Sumber|kementerian Agraria
Editor|Rian Derasta




- Tingkatkan Ketahanan Keluarga, Kader PKK Dan Wanita Tani Ikuti Pelatihan Kedaruratan Di Polanharjo
- Masjid Sapu Jagad Nasional Jadi Saksi Konsolidasi Akbar AKJII, Persiapan Penguatan Tugas Jurnalistik Se-Indonesia
- PGSD FKIP UST PERKUAT BUDAYA AKADEMIK MELALUI WORKSHOP PENYUSUNAN ROADMAP PENELITIAN DAN RESEARCH GROUP
- Ratusan Petani Tebu Blora Tumpahkan Tebu di Depan PG GMM, Tagih Janji Bulog dan Desak Pabrik Kembali Beroperasi.
- Hari Lahir Pancasila 2026 di Klaten, Dandim 0723 Tegaskan Persatuan Bangsa Adalah Kunci Hadapi Tantangan Global









