![]()
-
TERUNGKAP! Motor Dinas Kades Diduga Disulap Jadi Pelat Putih agar Tak Tersorot, Dalih “Bisa Diganti Kapan Saja” Dipertanyakan -
Prabukusumo Kembali Pimpin Hapkido Indonesia, Munas III Tetapkan Sanksi Tegas Pelecehan Seksual -
Dua Pemain Binaan FS17 Football Academy Tembus Garudayaksa U-16, Fabio Sinaga Langsung Cetak Gol Debut! -
Foto 6 Oktober Masih Ada Sapi, Kini Kandang Sepi: Ke Mana 9 Ekor Bantuan Ternak Sragen? -
Ngargotirto di Kawasan Waduk Kedungombo, Ratusan Keramba Ikan Gerakkan Ekonomi Warga
KLATEN – Upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi kedaruratan terus dilakukan melalui kegiatan pelatihan yang melibatkan unsur perempuan di tingkat desa. Danramil 15/Polanharjo Kodim 0723/Klaten Kapten Inf Sunarta menghadiri kegiatan Pelatihan Pertolongan Pertama bagi Relawan Wanita, Wanita Tani, dan Kader PKK se-Kecamatan Polanharjo, yang diselenggarakan di Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten. Selasa (2/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan relawan wanita, kelompok wanita tani (KWT), dan kader PKK dari seluruh desa di Kecamatan Polanharjo. Pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan keadaan darurat, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat, sehingga para peserta mampu bertindak cepat dan tepat saat menghadapi situasi yang memerlukan pertolongan pertama.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Klaten Ny. Fahrani Hamenang, Ketua PMI Kabupaten Klaten Drs. Purwanto, M.Si., Ketua BPBD Kabupaten Klaten Sahruna, Camat Polanharjo Muh Prihadi, M.Si., Danramil 15/Polanharjo Kapten Inf Sunarta, Kapolsek Polanharjo AKP Abdilah, S.H., M.Si., Ketua TP PKK Kecamatan Polanharjo, serta para kepala desa se-Kecamatan Polanharjo.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Klaten Ny. Fahrani Hamenang menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan keluarga dan menjadi bagian penting dalam penanganan awal ketika terjadi kondisi darurat di lingkungan sekitar.
“Melalui pelatihan ini kami berharap para kader PKK, relawan wanita dan kelompok wanita tani memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk memberikan pertolongan pertama ketika terjadi keadaan darurat. Dengan kemampuan tersebut, mereka dapat menjadi pelopor dalam menciptakan keluarga yang tangguh dan peduli terhadap keselamatan sesama,” ujar Ny. Fahrani Hamenang.
- TERUNGKAP! Motor Dinas Kades Diduga Disulap Jadi Pelat Putih agar Tak Tersorot, Dalih “Bisa Diganti Kapan Saja” Dipertanyakan
- Prabukusumo Kembali Pimpin Hapkido Indonesia, Munas III Tetapkan Sanksi Tegas Pelecehan Seksual
- Dua Pemain Binaan FS17 Football Academy Tembus Garudayaksa U-16, Fabio Sinaga Langsung Cetak Gol Debut!
- Foto 6 Oktober Masih Ada Sapi, Kini Kandang Sepi: Ke Mana 9 Ekor Bantuan Ternak Sragen?
- Ngargotirto di Kawasan Waduk Kedungombo, Ratusan Keramba Ikan Gerakkan Ekonomi Warga
Pelatihan yang dilaksanakan mencakup berbagai materi, antara lain Pertolongan Pertama Kedaruratan Rumah Tangga Non Medis, Praktik Penanganan Kedaruratan Rumah Tangga dan Bencana, Perawatan Keluarga, serta Pembentukan Keluarga Tangguh. Danramil 15/Polanharjo Kapten Inf Sunarta saat ditemui menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, peningkatan kemampuan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat merupakan bagian penting dari upaya membangun ketahanan wilayah yang dimulai dari tingkat keluarga.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Ketika masyarakat memiliki kemampuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama dan memahami langkah-langkah penanganan keadaan darurat, maka risiko yang timbul akibat suatu kejadian dapat diminimalkan, “tuturnya.
“Hal ini sekaligus menjadi modal penting dalam membangun masyarakat yang tangguh dan siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana maupun kecelakaan rumah tangga,” ungkap Kapten Inf Sunarta.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat guna meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah.Kegiatan pelatihan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari para peserta.
Melalui kegiatan ini diharapkan lahir kader-kader perempuan yang memiliki kemampuan dasar pertolongan pertama, mampu menjadi penggerak di lingkungan masing-masing, serta berperan aktif dalam mewujudkan keluarga dan masyarakat yang tangguh, mandiri serta siap menghadapi berbagai situasi kedaruratan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar sebagai wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat ketahanan masyarakat di Kabupaten Klaten. (Cindy)
-
TERUNGKAP! Motor Dinas Kades Diduga Disulap Jadi Pelat Putih agar Tak Tersorot, Dalih “Bisa Diganti Kapan Saja” Dipertanyakan
LINTASINDONEWS GEMOLONG–KALIJAMBE, Lintasindonews.com — Penggunaan kendaraan dinas kepala desa di wilayah Kecamatan Gemolong dan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, menjadi sorotan setelah tim menemukan sejumlah sepeda motor yang diduga merupakan kendaraan dinas berpelat merah menggunakan pelat nomor putih dengan tulisan hitam. BACA JUGA Temuan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kepatuhan terhadap aturan registrasi kendaraan bermotor, transparansi…
-
Prabukusumo Kembali Pimpin Hapkido Indonesia, Munas III Tetapkan Sanksi Tegas Pelecehan Seksual
LINTASINDONEWS YOGYAKARTA – Musyawarah Nasional (Munas) III Hapkido Indonesia Tahun 2026 menghasilkan sejumlah keputusan penting bagi arah organisasi bela diri tersebut. Selain kembali menetapkan GBPH H. Prabukusumo, S.Psi., sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Hapkido Indonesia (PP HI) periode 2026–2030 secara aklamasi, forum ini juga menyepakati penguatan aturan organisasi, termasuk sanksi tegas terhadap pelaku pelecehan seksual.…
-
Dua Pemain Binaan FS17 Football Academy Tembus Garudayaksa U-16, Fabio Sinaga Langsung Cetak Gol Debut!
LINTASINDONEWS SOLO – Prestasi membanggakan ditorehkan dua pemain muda binaan Ferdinand Sinaga 17 Football Academy (FS17FA). Fabio Devrant Sinaga dan Gedhe Angger Pangestu berhasil menembus skuad Garudayaksa U-16 yang berlaga di kompetisi Elite Pro Academy (EPA) League One musim 2026/2027. BACA JUGA: Keduanya menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola usia muda dapat membuka jalan bagi…




