Tingkatkan Ketahanan Keluarga, Kader PKK Dan Wanita Tani Ikuti Pelatihan Kedaruratan Di Polanharjo

Tingkatkan Ketahanan Keluarga, Kader PKK Dan Wanita Tani Ikuti Pelatihan Kedaruratan Di Polanharjo

Loading

KLATEN – Upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi kedaruratan terus dilakukan melalui kegiatan pelatihan yang melibatkan unsur perempuan di tingkat desa. Danramil 15/Polanharjo Kodim 0723/Klaten Kapten Inf Sunarta menghadiri kegiatan Pelatihan Pertolongan Pertama bagi Relawan Wanita, Wanita Tani, dan Kader PKK se-Kecamatan Polanharjo, yang diselenggarakan di Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten. Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan relawan wanita, kelompok wanita tani (KWT), dan kader PKK dari seluruh desa di Kecamatan Polanharjo. Pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan keadaan darurat, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat, sehingga para peserta mampu bertindak cepat dan tepat saat menghadapi situasi yang memerlukan pertolongan pertama.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Klaten Ny. Fahrani Hamenang, Ketua PMI Kabupaten Klaten Drs. Purwanto, M.Si., Ketua BPBD Kabupaten Klaten Sahruna, Camat Polanharjo Muh Prihadi, M.Si., Danramil 15/Polanharjo Kapten Inf Sunarta, Kapolsek Polanharjo AKP Abdilah, S.H., M.Si., Ketua TP PKK Kecamatan Polanharjo, serta para kepala desa se-Kecamatan Polanharjo.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Klaten Ny. Fahrani Hamenang menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan keluarga dan menjadi bagian penting dalam penanganan awal ketika terjadi kondisi darurat di lingkungan sekitar.

“Melalui pelatihan ini kami berharap para kader PKK, relawan wanita dan kelompok wanita tani memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk memberikan pertolongan pertama ketika terjadi keadaan darurat. Dengan kemampuan tersebut, mereka dapat menjadi pelopor dalam menciptakan keluarga yang tangguh dan peduli terhadap keselamatan sesama,” ujar Ny. Fahrani Hamenang.

Pelatihan yang dilaksanakan mencakup berbagai materi, antara lain Pertolongan Pertama Kedaruratan Rumah Tangga Non Medis, Praktik Penanganan Kedaruratan Rumah Tangga dan Bencana, Perawatan Keluarga, serta Pembentukan Keluarga Tangguh. Danramil 15/Polanharjo Kapten Inf Sunarta saat ditemui menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, peningkatan kemampuan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat merupakan bagian penting dari upaya membangun ketahanan wilayah yang dimulai dari tingkat keluarga.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Ketika masyarakat memiliki kemampuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama dan memahami langkah-langkah penanganan keadaan darurat, maka risiko yang timbul akibat suatu kejadian dapat diminimalkan, “tuturnya.

“Hal ini sekaligus menjadi modal penting dalam membangun masyarakat yang tangguh dan siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana maupun kecelakaan rumah tangga,” ungkap Kapten Inf Sunarta.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat guna meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah.Kegiatan pelatihan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari para peserta.

Melalui kegiatan ini diharapkan lahir kader-kader perempuan yang memiliki kemampuan dasar pertolongan pertama, mampu menjadi penggerak di lingkungan masing-masing, serta berperan aktif dalam mewujudkan keluarga dan masyarakat yang tangguh, mandiri serta siap menghadapi berbagai situasi kedaruratan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar sebagai wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat ketahanan masyarakat di Kabupaten Klaten. (Cindy)

  • Foto 6 Oktober Masih Ada Sapi, Kini Kandang Sepi: Ke Mana 9 Ekor Bantuan Ternak Sragen?

    Foto 6 Oktober Masih Ada Sapi, Kini Kandang Sepi: Ke Mana 9 Ekor Bantuan Ternak Sragen?

    LINTASINDONEWS SRAGEN, Lintasindonews.com — Keberadaan bantuan ternak sapi untuk Kelompok Ternak SRI LUWIH di wilayah Kleco Kulon, Desa Sidoharjo, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, menjadi sorotan setelah tim aktivis melaporkan perubahan kondisi kandang dalam rentang waktu beberapa hari. Baca Juga: Berdasarkan dokumentasi yang diterima redaksi, pada Selasa (6/10/2026), sejumlah sapi masih terlihat berada di kandang kelompok…

  • Ngargotirto di Kawasan Waduk Kedungombo, Ratusan Keramba Ikan Gerakkan Ekonomi Warga

    Ngargotirto di Kawasan Waduk Kedungombo, Ratusan Keramba Ikan Gerakkan Ekonomi Warga

    LINTASINDONEWS SRAGEN, Lintasindonews.com — Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, memiliki potensi perikanan air tawar yang menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat. Berada di kawasan Waduk Kedungombo, desa ini dikenal dengan aktivitas budidaya ikan menggunakan keramba yang melibatkan banyak pelaku usaha dan tenaga kerja lokal. Selain itu juga pertanian ada sekitar 156 petani.…

  • Terima SK Periode 2026–2031, LPER Semarang Raya Bidik Kolaborasi dengan Pemerintah dan Pelaku UMKM

    Terima SK Periode 2026–2031, LPER Semarang Raya Bidik Kolaborasi dengan Pemerintah dan Pelaku UMKM

    LINTASINDONEWS SEMARANG – Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (LPER) Cabang Semarang Raya resmi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan periode 2026–2031. Dengan diterimanya SK tersebut, organisasi ini bersiap memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai elemen masyarakat untuk mendorong pemberdayaan ekonomi rakyat. SK kepengurusan diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP LPER, Prof. Dr. Dra. Francisca Sestri…