![]()
KLATEN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai. Upacara pembukaan digelar di Lapangan Desa Pandes, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, Selasa (10/2/2026).
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom. bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus secara resmi membuka pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I yang akan berlangsung mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026.
Upacara pembukaan dihadiri Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto, S.H., M.I.P., Kasilog Rem Letkol Cba Ferry Herdiyanto, Kajari Klaten Bagus Priyonggo, S.H., M.H., Wakil Ketua PN Klaten Dr. Moh. Amrullah, S.H., M.H., Panitera PA Klaten Widodo, S.H., Kabag Ops Polres Klaten Kompol Suharjo, S.E., M.H., serta jajaran Forkopimda dan Forkopimcam Wedi.
Turut hadir pula Plh Kapolsek Wedi AKP Sutopo Basuki, Danramil 07/Wedi Kapten Inf Maryono, Camat Wedi Widaya, S.H., M.Si., para Danramil jajaran Kodim 0723/Klaten, kepala desa se-Kecamatan Wedi, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.
Dalam amanatnya, Bupati Klaten menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran TNI atas konsistensi pengabdian kepada masyarakat melalui program TMMD.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Klaten, saya mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada jajaran TNI yang kembali menunjukkan komitmen dan pengabdian nyata kepada masyarakat melalui TMMD Sengkuyung Tahap I,” tegas Bupati.
Menurutnya, TMMD merupakan wujud nyata sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.
“TMMD terbukti mampu menjangkau wilayah pedesaan dan mempercepat pembangunan infrastruktur yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Bupati menegaskan bahwa desa merupakan fondasi utama pembangunan nasional. Melalui TMMD di Desa Pandes, diharapkan terjadi peningkatan kualitas infrastruktur sekaligus peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program nonfisik.
“Desa Pandes memiliki potensi besar. TMMD diharapkan mampu meningkatkan infrastruktur desa serta kualitas hidup masyarakat melalui penyuluhan, sosialisasi, pembinaan, dan penguatan kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai benteng pertahanan negara,” jelasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam setiap kegiatan TMMD serta menjaga hasil pembangunan agar manfaatnya berkelanjutan.
Sementara itu, Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto menjelaskan bahwa TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 menyasar program fisik dan nonfisik.
“Program fisik meliputi betonisasi jalan pertanian sepanjang 604 meter, pembangunan talud sepanjang 176 meter, serta jambanisasi sebanyak lima unit,” terang Dandim.
Sedangkan program nonfisik mencakup penyuluhan wawasan kebangsaan serta penyuluhan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil.
Seluruh kegiatan TMMD dilaksanakan dengan melibatkan TNI, Polri, tenaga teknis, aparat desa, dan masyarakat Desa Pandes secara gotong royong.
“Dengan kebersamaan ini, diharapkan kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kuat,” tegasnya.
Sebagai rangkaian kegiatan pembukaan TMMD, juga digelar aksi donor darah bekerja sama dengan PMI Kabupaten Klaten sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Desa Pandes diharapkan mampu memperkuat sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan desa yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan wilayah. (Red)
Reporter|Cindy

