![]()
-
MBG Jangan Hanya Mengenyangkan Perut, Tetapi Harus Menghidupkan Ekonomi Rakyat -
Jangan Biarkan Program Irigasi Menjadi Proyek Formalitas, Kepala Desa Jangan Intervensi -
Era Prabowo Menuntut Mutu, Bukan Proyek Asal Jadi Apalagi Jika Ada Oknum Yang Memback Up -
25 Ribu Jamaah Thoriqoh Shiddiqiyyah Padati Gedung Dewi Sri Purwodadi, KH Muchtar Mu'thi Tekankan Jaga NKRI dan Perdalam Ilmu Agama -
Diduga Lakukan Pemerasan hingga Tahan SHM, ED Sang Rentenir Warga Kwangen Gemolong Resmi Dilaporkan ke Polisi
KLATEN – Program Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) Tahun 2026 di Desa Pakisan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, tak sekadar menghadirkan pembangunan infrastruktur. Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian, mendorong pertumbuhan ekonomi desa, sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.
Salah satu sasaran fisik utama KBMKB 2026 adalah pembangunan betonisasi jalan akses pertanian yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas petani menuju lahan pertanian serta memudahkan distribusi hasil panen ke pasar.
Perbaikan akses jalan diyakini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas pertanian karena biaya angkut menjadi lebih efisien dan aktivitas pertanian dapat berjalan lebih optimal.
Program KBMKB merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Kabupaten Klaten, Kodim 0723/Klaten, Polri, Pemerintah Desa Pakisan, dan masyarakat setempat. Melalui semangat gotong royong, pembangunan tidak hanya berorientasi pada hasil fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
- MBG Jangan Hanya Mengenyangkan Perut, Tetapi Harus Menghidupkan Ekonomi Rakyat
- Jangan Biarkan Program Irigasi Menjadi Proyek Formalitas, Kepala Desa Jangan Intervensi
- Era Prabowo Menuntut Mutu, Bukan Proyek Asal Jadi Apalagi Jika Ada Oknum Yang Memback Up
- 25 Ribu Jamaah Thoriqoh Shiddiqiyyah Padati Gedung Dewi Sri Purwodadi, KH Muchtar Mu’thi Tekankan Jaga NKRI dan Perdalam Ilmu Agama
- Diduga Lakukan Pemerasan hingga Tahan SHM, ED Sang Rentenir Warga Kwangen Gemolong Resmi Dilaporkan ke Polisi
Danramil 20/Cawas Kodim 0723/Klaten, Kapten Inf Ghofar Afrozi, mengatakan pembangunan jalan pertanian merupakan langkah nyata dalam mendukung sektor pertanian yang menjadi penopang utama perekonomian masyarakat pedesaan.
Menurutnya, akses jalan yang baik akan memudahkan petani dalam mengangkut sarana produksi maupun hasil panen sehingga dapat menekan biaya operasional dan meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian.
“Pembangunan akses pertanian ini merupakan salah satu bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Dengan jalan yang baik, petani akan lebih mudah menjangkau lahan pertanian dan mengangkut hasil panen sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapten Inf Ghofar Afrozi, Jumat (5/6/2026).
Ia menegaskan, keberadaan TNI dalam program pembangunan desa bukan untuk mencari popularitas, melainkan sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kekompakan TNI dengan rakyat merupakan modal dasar keberhasilan pembangunan desa, baik di bidang ekonomi, sosial budaya maupun infrastruktur yang hasilnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” tegasnya.
Kapten Ghofar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan dalam mendukung berbagai program pembangunan.
“Kami berharap seluruh komponen masyarakat bersama TNI dapat terus manunggal menjadi satu, bekerja sama dan bergotong royong demi kemajuan desa. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pakisan, Santoso, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan KBMKB 2026 yang dinilai sangat membantu percepatan pembangunan di wilayahnya, khususnya dalam mendukung sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama warga.
Menurut Santoso, pembangunan betonisasi jalan pertanian akan memberikan manfaat jangka panjang karena mampu meningkatkan aksesibilitas dan mendukung peningkatan hasil produksi pertanian masyarakat.
“Kami sangat mendukung kegiatan Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar yang dilaksanakan di Desa Pakisan. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama para petani, karena akses menuju lahan pertanian menjadi lebih baik dan tentunya akan menunjang peningkatan hasil pertanian,” ungkapnya.
Pelaksanaan KBMKB 2026 di Desa Pakisan menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan masyarakat dalam membangun desa secara berkelanjutan. Melalui pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran serta penguatan budaya gotong royong, program ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional.
Komitmen Kodim 0723/Klaten dalam mendukung pembangunan pedesaan melalui program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung diharapkan terus menjadi fondasi kuat menuju desa yang maju, mandiri dan sejahtera. (Cindy)
Editor: Rian Derasta
-
MBG Jangan Hanya Mengenyangkan Perut, Tetapi Harus Menghidupkan Ekonomi Rakyat
OPINI oleh: Sugeng Rianto Pemerhati Kebijakan Publik Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program strategis nasional yang memiliki tujuan mulia, yaitu meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Namun, keberhasilan sebuah program tidak semata-mata diukur dari jumlah porsi makanan yang dibagikan, melainkan juga dari sejauh mana program tersebut mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat di sekitarnya. Apabila…
-
Jangan Biarkan Program Irigasi Menjadi Proyek Formalitas, Kepala Desa Jangan Intervensi
OPINI oleh: S. Rianto Pemerhati Kebijakan Publik Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 1776/KPTS/Mn/2026 sejatinya bukan sekadar proyek pembangunan saluran air. Program ini merupakan instrumen strategis negara untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat kelembagaan petani melalui Perkumpulan Petani Pemakai…
-
Era Prabowo Menuntut Mutu, Bukan Proyek Asal Jadi Apalagi Jika Ada Oknum Yang Memback Up
Oleh: Djoni Sugara, Ketua Tim Investigasi LAPAAN RI OPINI, Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berulang kali menegaskan bahwa setiap rupiah uang negara harus kembali kepada rakyat dalam bentuk pembangunan yang berkualitas. Pesan itu sederhana, tetapi memiliki makna mendalam: tidak boleh ada lagi proyek yang dikerjakan sekadar menggugurkan kewajiban administrasi. Karena itu, ketika publik masih menemukan dugaan…




