![]()
BERITA TNI
KLATEN – Hubungan antara TNI dan insan media dinilai memiliki peran penting dalam memastikan informasi mengenai berbagai kegiatan di wilayah dapat tersampaikan kepada masyarakat secara akurat dan bertanggung jawab.
Hal tersebut disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto, S.H., M.I.P., saat menggelar silaturahmi bersama sekitar 50 wartawan dan jurnalis dari berbagai media di Kabupaten Klaten.

Baca Juga
- Dandim Klaten Ajak Wartawan Perkuat Sinergi, Tegaskan Media Punya Peran Penting Tangkal Hoaks
- Kematian Iltaniardi dan Pertanyaan yang Tertinggal: Bagaimana Pertolongan Pertama Diberikan?
- Delapan Tahun Diguyur Anggaran Rp1,142 Miliar, Wisata Umbul Tirah Disorot: Kios Berdiri di Atas Saluran Air hingga Dugaan Setoran Tiket
- Papan Informasi Revitalisasi SDN 2 Pulokulon Disebut Tak Terpasang, Pekerja Disorot soal APD
- Mahasiswi Serang Tewas Usai Karaoke di PIK 2, Pemerhati THM Soroti Wilayah Hukum dan Desak Evaluasi Izin
Kegiatan bertajuk “Sinergi TNI dan Media, untuk Informasi yang Akurat dan Membangun” itu berlangsung di Aula Makodim 0723/Klaten, Minggu (20/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi langsung antara jajaran Kodim 0723/Klaten dengan para awak media, sekaligus mempererat hubungan yang selama ini telah terjalin.
Dalam kesempatan itu, Dandim menyampaikan apresiasi kepada para wartawan yang hadir. Ia menilai keberadaan media memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi mengenai kegiatan dan pengabdian TNI kepada masyarakat.
“Terima kasih kepada rekan-rekan jurnalis yang hadir sore ini maupun yang belum bisa hadir. Karena sudah sekian lama kita selalu bersinergi dan berkolaborasi,” ujar Slamet Hardianto.
Menurutnya, berbagai kegiatan yang dilakukan jajaran TNI tidak akan diketahui masyarakat secara luas apabila tidak dikomunikasikan melalui media.

“Peran media itu sangat-sangat penting. Peran media adalah kunci utama dalam setiap kegiatan. Sesering apa pun kita melakukan kegiatan, sebanyak apa pun aktivitas kita, kalau tidak kita sampaikan kepada orang lain, mereka tidak akan tahu,” tegasnya.
Dandim kemudian mengingatkan semboyan yang digunakan Pendim Kodim 0723/Klaten, yakni “Tuhan Maha Tahu, tetapi dunia harus diberitahu.”
Menurut dia, ungkapan tersebut menggambarkan pentingnya komunikasi publik dalam menyampaikan berbagai kegiatan kepada masyarakat.
Ia juga mengajak para wartawan dan jurnalis di Klaten untuk terus menjaga komunikasi serta memperkuat hubungan yang selama ini sudah terbangun.
“Mari kita pererat lagi silaturahmi, kita pererat lagi kerja sama yang sudah terbentuk selama ini, kita pererat lagi komunitas yang baik ini. Karena dengan bersilaturahmi akan menambah banyak kawan dan juga menambah banyak rezeki,” tuturnya.
Wartawan Soroti Pentingnya Tangkal Hoaks
Sementara itu, Joko Sarjono dari Media Indonesia yang hadir sebagai perwakilan sekaligus wartawan senior di Kabupaten Klaten mengapresiasi kegiatan silaturahmi tersebut.
Ia menilai tema yang diangkat relevan dengan tantangan komunikasi publik saat ini, terutama ketika informasi dapat menyebar dengan cepat melalui berbagai platform.
“Tema ini sangat luar biasa. Silaturahmi atau kolaborasi TNI dan media ini betul-betul berfokus pada penguatan komunikasi publik dan penangkalan hoaks,” kata Joko.
Menurutnya, kemitraan antara media dan Kodim 0723/Klaten mempunyai arti penting dalam membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai berbagai kegiatan di wilayah.
“Kemitraan antara Kodim dan media, khususnya di Klaten ini memang sangat-sangat penting. Mudah-mudahan kemitraan yang telah terbangun dan terjalin dengan baik ini ke depan dapat ditingkatkan lagi,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kapten Kav Pujiono selaku Pjs Pasi Ter Kodim 0723/Klaten, Kapten Inf Maskat selaku Pjs Pasi Ops Kodim 0723/Klaten, Lettu Cba Ariztiyana Ika Purwandhita selaku Pjs Pasi Intel Kodim 0723/Klaten, serta wartawan dan jurnalis dari sejumlah media di Kabupaten Klaten.
Silaturahmi tersebut tidak hanya menjadi momentum mempererat hubungan antara TNI dan media, tetapi juga menjadi ruang komunikasi untuk membangun penyampaian informasi yang lebih terbuka kepada masyarakat.
Melalui komunikasi yang baik, informasi mengenai kegiatan TNI diharapkan dapat disampaikan dengan mengedepankan ketepatan data, profesionalitas, keseimbangan pemberitaan, serta tanggung jawab kepada publik.
Di sisi lain, komunikasi langsung dengan jajaran Kodim juga memberikan ruang bagi wartawan untuk memperoleh informasi dari sumber yang relevan sebagai bahan dalam menyusun pemberitaan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Makodim 0723/Klaten itu berakhir dalam suasana akrab. Seluruh rangkaian acara berjalan aman dan lancar.
(Red)
PRESS ROOM COFFE
-
Dandim Klaten Ajak Wartawan Perkuat Sinergi, Tegaskan Media Punya Peran Penting Tangkal Hoaks -
Kematian Iltaniardi dan Pertanyaan yang Tertinggal: Bagaimana Pertolongan Pertama Diberikan? -
Delapan Tahun Diguyur Anggaran Rp1,142 Miliar, Wisata Umbul Tirah Disorot: Kios Berdiri di Atas Saluran Air hingga Dugaan Setoran Tiket -
Papan Informasi Revitalisasi SDN 2 Pulokulon Disebut Tak Terpasang, Pekerja Disorot soal APD -
Mahasiswi Serang Tewas Usai Karaoke di PIK 2, Pemerhati THM Soroti Wilayah Hukum dan Desak Evaluasi Izin
BERITA VIRAL
-
Dandim Klaten Ajak Wartawan Perkuat Sinergi, Tegaskan Media Punya Peran Penting Tangkal Hoaks

BERITA TNI KLATEN – Hubungan antara TNI dan insan media dinilai memiliki peran penting dalam memastikan informasi mengenai berbagai kegiatan di wilayah dapat tersampaikan kepada masyarakat secara akurat dan bertanggung jawab. Hal tersebut disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto, S.H., M.I.P., saat menggelar silaturahmi bersama sekitar 50 wartawan dan jurnalis dari berbagai…
-
Kematian Iltaniardi dan Pertanyaan yang Tertinggal: Bagaimana Pertolongan Pertama Diberikan?

OPINI Oleh: Erel Himawan, S.H. PAINAN – Meninggalnya Iltaniardi (58) setelah mengalami kondisi kritis dalam sebuah pertemuan di lingkungan Subdenpom Painan menyisakan sejumlah pertanyaan yang penting dijawab secara objektif dan menyeluruh. Perhatian publik sejauh ini banyak tertuju pada penyebab kematian serta pentingnya pemeriksaan forensik. Hal tersebut tentu menjadi bagian penting dalam mengungkap peristiwa. Baca Juga:…
-
Delapan Tahun Diguyur Anggaran Rp1,142 Miliar, Wisata Umbul Tirah Disorot: Kios Berdiri di Atas Saluran Air hingga Dugaan Setoran Tiket

JEJAK KASUS BOYOLALI – Wisata Umbul Tirah di wilayah Sempu, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, menjadi sorotan setelah penelusuran di lapangan tim media bersama LSM LAPAAN RI menemukan sejumlah persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian serius, mulai dari penggunaan anggaran pariwisata, kondisi kios, hingga mekanisme pengelolaan tiket dan parkir. Berdasarkan data bantuan pembangunan dan pengembangan yang…
Proudly powered by WordPress
