Akses Jalan Pertanian Dibeton, KBMKB 2026 di Pakisan Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Akses Jalan Pertanian Dibeton, KBMKB 2026 di Pakisan Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Loading

KLATEN – Program Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) Tahun 2026 di Desa Pakisan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, tak sekadar menghadirkan pembangunan infrastruktur. Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian, mendorong pertumbuhan ekonomi desa, sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.

Salah satu sasaran fisik utama KBMKB 2026 adalah pembangunan betonisasi jalan akses pertanian yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas petani menuju lahan pertanian serta memudahkan distribusi hasil panen ke pasar.

Perbaikan akses jalan diyakini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas pertanian karena biaya angkut menjadi lebih efisien dan aktivitas pertanian dapat berjalan lebih optimal.

Program KBMKB merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Kabupaten Klaten, Kodim 0723/Klaten, Polri, Pemerintah Desa Pakisan, dan masyarakat setempat. Melalui semangat gotong royong, pembangunan tidak hanya berorientasi pada hasil fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Danramil 20/Cawas Kodim 0723/Klaten, Kapten Inf Ghofar Afrozi, mengatakan pembangunan jalan pertanian merupakan langkah nyata dalam mendukung sektor pertanian yang menjadi penopang utama perekonomian masyarakat pedesaan.

Menurutnya, akses jalan yang baik akan memudahkan petani dalam mengangkut sarana produksi maupun hasil panen sehingga dapat menekan biaya operasional dan meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian.

“Pembangunan akses pertanian ini merupakan salah satu bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Dengan jalan yang baik, petani akan lebih mudah menjangkau lahan pertanian dan mengangkut hasil panen sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapten Inf Ghofar Afrozi, Jumat (5/6/2026).

Ia menegaskan, keberadaan TNI dalam program pembangunan desa bukan untuk mencari popularitas, melainkan sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kekompakan TNI dengan rakyat merupakan modal dasar keberhasilan pembangunan desa, baik di bidang ekonomi, sosial budaya maupun infrastruktur yang hasilnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” tegasnya.

Kapten Ghofar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan dalam mendukung berbagai program pembangunan.

“Kami berharap seluruh komponen masyarakat bersama TNI dapat terus manunggal menjadi satu, bekerja sama dan bergotong royong demi kemajuan desa. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pakisan, Santoso, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan KBMKB 2026 yang dinilai sangat membantu percepatan pembangunan di wilayahnya, khususnya dalam mendukung sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama warga.

Menurut Santoso, pembangunan betonisasi jalan pertanian akan memberikan manfaat jangka panjang karena mampu meningkatkan aksesibilitas dan mendukung peningkatan hasil produksi pertanian masyarakat.

“Kami sangat mendukung kegiatan Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar yang dilaksanakan di Desa Pakisan. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama para petani, karena akses menuju lahan pertanian menjadi lebih baik dan tentunya akan menunjang peningkatan hasil pertanian,” ungkapnya.

Pelaksanaan KBMKB 2026 di Desa Pakisan menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan masyarakat dalam membangun desa secara berkelanjutan. Melalui pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran serta penguatan budaya gotong royong, program ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Komitmen Kodim 0723/Klaten dalam mendukung pembangunan pedesaan melalui program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung diharapkan terus menjadi fondasi kuat menuju desa yang maju, mandiri dan sejahtera. (Cindy)

Editor: Rian Derasta

  • Sosok Eko Purnomo, Kades Humanis yang Buktikan Kepemimpinan Lewat Kinerja dan Ketahanan Pangan Desa

    Sosok Eko Purnomo, Kades Humanis yang Buktikan Kepemimpinan Lewat Kinerja dan Ketahanan Pangan Desa

    SUARA DESA GROBOGAN, LINTASINDO.COM – Di tengah tuntutan masyarakat akan tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel, sosok Kepala Desa Sugihan, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Eko Purnomo, S.Kr, dinilai mampu memberikan teladan melalui kepemimpinan yang sederhana namun berorientasi pada hasil. Dikenal sebagai pemimpin yang santai, kalem, dan dekat dengan masyarakat, Eko Purnomo terus mendorong…

  • Opini: SPPG Bukan Milik Tokoh Politik, Melainkan Program Negara yang Harus Dijaga Bersama

    Opini: SPPG Bukan Milik Tokoh Politik, Melainkan Program Negara yang Harus Dijaga Bersama

    Penulis: Sugeng Rianto (Pemimpi Redaksi Media Lintasindonews) Belakangan muncul kekhawatiran di masyarakat terkait adanya anggapan bahwa operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat dihentikan hanya karena keluarnya seseorang yang dianggap sebagai orang kepercayaan pihak tertentu. Jika benar demikian, maka hal tersebut perlu menjadi bahan edukasi publik agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai tata kelola Program Makan…

  • Rp 200 Juta untuk Tiga Lumbung, Diduga Fiktif: LAPAAN RI Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Desa

    Rp 200 Juta untuk Tiga Lumbung, Diduga Fiktif: LAPAAN RI Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Desa

    JEJAK KASUS KARANGANYAR — Polemik penggunaan Dana Desa (DD) di Desa Genengan, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar, kembali mencuat. Kali ini, sorotan tajam tertuju pada proyek pembangunan lumbung pangan tahun anggaran 2022 yang dinilai tidak sesuai dengan perencanaan awal. Berdasarkan dokumen laporan penyaluran Dana Desa Genengan yang diperoleh, Pemerintah Desa Genengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 200.000.000…