Membuka Tirai Kebenaran

Bandara Udara Haluoleo Kendari, Hasil MOU Pertahanan Nasional

1 min read
Safruddin Kepala Bandara Udara Haluoleo Kendari

LintasIndoNews.com | Kendari — Bandara Udara Haluoleo (sebelumnya Bandar Udara Wolter Monginsidi) adalah bandar udara di Kendari, Sulawesi Tenggara, Indonesia (IATA: KDI, ICAO: WAWW).

Sebelumnya nama bandar udara ini diambil dari nama Robert Wolter Monginsidi, pahlawan nasional Indonesia yang dieksekusi oleh Belanda selama Revolusi Nasional Indonesia. Sejak 13 Februari 2010, nama bandar udara ini diubah untuk menghormati raja Konawe, yakni Raja Halu Oleo.

Pemilik Bandara ini masih Pemerintah Indonesia, yang di kelola oleh Kementerian Perhubungan, untuk lokasi berada di Jl. Wolter Monginsidi Airport Kendari, Sulawesi Tenggara, 93372, Ketinggian dpl 538 kaki / 164 m.

Komitmen dalam MOU (Memorandum Of Understanding) tersebut antara lain, pertama adalah terjaminnya keselamatan, keamanan dan kepastian hukum serta kualitas pelayanan, dan kenyamanan dalam penyelenggaraan transportasi udara.

Komitmen selanjutnya adalah terwujudnya pertumbuhan sub sektor transportasi udara yang stabil sehingga dapat memberikan sumbangan yang berarti bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan, khususnya di daerah-daerah terpencil. Kemudian, terwujudnya perusahaan penerbangan yang efisien dan efektif serta kompetitif di pasar nasional, regional, maupun internasional.

Saat bincang-bincang dengan Kepala Bandara Haluoleo Kendari, Safruddin di ruang kerjanya, Selasa (28/5) dia menyampaikan contoh yang terpenting adalah pertahanan negara, semisal ada pesawat hercules masuk ke wilayah Kendari, dan ingin memobilisasi dengan cepat akan teratasi, urainya. (Edi)

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.