Membuka Tirai Kebenaran

Cegah Perilaku Seks Bebas Remaja, KKBK Adakan Sosialisasi

2 min read
Saat sosialisasi di balai desa genengduwur

LintasIndoNews.com | Sragen — Pembinaan Kader Keluarga Berencana Di Desa Genengduwur Kec. Gemolong, Kab Sragen Di Aula Balai Desa Genengduwur, Sabtu (15-06-2019).

Di hadiri oleh Pj. Kepala Desa Suprapta, SE, Bhabinkamtibmas, Perangkat Desa, Bidan Puskesmas Gemolong, Bidan Desa Genengduwur, Ibu-ibu Kader KB se Desa Genengduwur serta Koordinator dan Penyuluh KB Kec Gemolong.

Koordinator Penyuluh KB Kec. Gemolong Budhi Pranyoto SE, MM menyampaikan materi tentang “Pentingnya Pendidikan Seks bagi Anak (Remaja)”

Menurut dia, remaja adalah masa depan suatu bangsa karena remaja sebagai penerus estafet pembangunan bangsa ini. Namun, dewasa ini, kenakalan remaja menjadi permasalahan yang cukup memprihatinkan, katanya.

Lanjut Budhi, Salah satunya adalah perilaku seks bebas. Hal ini terjadi akibat pengaruh globalisasi dan era informasi yang semakin terbuka lebar. Untuk itu peran orang tua sangat penting dalam memberikan pendidikan seks kepada anak-anaknya.

” Pendidikan seks diberikan sesuai dengan tahapan usianya. Dimulai dari mengenalkan nama anggota tubuhnya, mengenalkan jenis kelaminnya dan cara menjaga dirinya agar terhindar dari terjadinya kekerasan seksual, “ujarnya.

Untuk anak yang akan memasuki masa pubertas maka perlu diberi pendidikan tentang kesehatan reproduksi remaja dan bagaimana menghadapi masa pubertas. Untuk anak yang sudah remaja maka orangtua harus bisa berkomunikasi dan ngobrol dengan anak mengenai seksualitas secara lebih terbuka.

” Hal ini untuk menghindari agar remaja tidak mencari informasi dari luar, yang belum tentu kebenarannya serta menghindarkan remaja dari perilaku seks bebas,”Jelasnya.

Untuk itu sebelum para generasi di harapkan tidak terjerumus dengan pergaulan seks bebas, memberikan kasih sayang dan perhatian yang cukup bagi anak disertai pengawasan yang tidak mengekang.

Dalam paparannya, Budhi menjelaskan yang terjerumus pada perilaku seks bebas mayoritas adalah mereka yang kekurangan kasih sayang dari orang tua. Akan menjadi fatal jika mereka yang kekurangan kasih sayang dan perhatian menemukan lingkungan di luar yang mampu memenuhi kebutuhan mereka akan tetapi yang mereka temukan adalah lingkungan yang salah.

” Untuk itu, berikanlah kasih sayang dan perhatian yang cukup kepada anak, komunikasi yang intens, dan pengawasan yang luwes, namun tidak mengekang kepada anak yang bisa menyebabkanya berontak,” Paparnya

Masih apa kata Budhi, Pengawasan orang tua yang perlu dan intensif terhadap media komunikasi yang digunakan anak di jaman globalisasi seperti saat ini, komunikasi berkembang pesat tanpa adanya monitor dan pengawasan, sehingga orang tualah yang wajib mengawasi media yang digunakan anak. Hal ini dilakukan agar remaja yang cenderung mengimitasi figur yang dilihatnya terkontrol dengan baik.

” Mengarahkan anak untuk mengikuti kegiatan positif di luar sekolah, Kegiatan positif di luar sekolah akan membuat anak sibuk dan mengalihkan segenap perhatian mereka, pada kegiatan tersebut dan memperkecil kemungkinan mereka untuk berperilaku menyimpang, terutama seks bebas,” pungkasnya. (Heri)

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.