![]()
BREAKING NEWS
BOYOLALI, Suasana Gedung Merah Putih Desa Teras, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Sabtu (16/5/2026) tampak ramai. Sejumlah pejabat TNI, perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga insan pers berkumpul mengikuti siaran pidato Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto terkait program ketahanan pangan nasional yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri Danrem 074/Warastratama Kolonel Fajar Wibowo, Kasrem Mayor Kurdi, Danramil Teras Kapten Oskandar, Babinsa Serma Haryanto, Kepala Desa Teras Santoso, serta Ketua dan Pembina SAPU JAGAD Nasional Brigade 487 Janter Suharti.Turut hadir pula unsur perangkat desa, anggota BPD, tokoh masyarakat, dan awak media dari Lintasindonews.com, Teliksandi.id, serta Detiknusantaranews.
Dalam kegiatan itu, seluruh peserta menyimak arahan Presiden mengenai penguatan sektor pertanian dan upaya pemulihan ketahanan pangan nasional. Program tersebut disebut menjadi salah satu fokus pemerintah dalam beberapa tahun ke depan.
Usai mengikuti pidato Presiden hingga sekitar pukul 12.00 WIB, rombongan kemudian melanjutkan kegiatan panen raya jagung di wilayah Kampung Larangan, Desa Teras, Boyolali.
Menurut Janter Suharti, pembangunan Gedung Merah Putih yang kini mulai hadir di berbagai daerah menjadi simbol penguatan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat desa.
“Ke depan, Gedung Merah Putih akan menjadi pusat distribusi dan penyimpanan kebutuhan ketahanan pangan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan, fasilitas pendukung nantinya akan dilengkapi kendaraan operasional seperti truk roda empat, sepeda motor roda tiga, hingga kendaraan roda dua untuk mendukung distribusi hasil pangan masyarakat.
Kegiatan panen raya jagung kuartal II tahun 2026 itu juga mendapat pengamanan dari jajaran kepolisian dan TNI. Sejumlah pejabat daerah turut hadir, di antaranya unsur Pangdam, Kapolda, Wakil Gubernur Jawa Tengah, humas Polda Jateng, jajaran Polres Boyolali, hingga Ketua DPRD Boyolali Dwi Susetyo Kusuma Hartanta SH.Rangkaian kegiatan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB dalam suasana aman dan kondusif.
koresponden: Janter/Suharti
-
Solidaritas untuk AKJII, Berbagai Elemen Masyarakat Gotong Royong Sukseskan Rapat Pleno di Klaten -
Kirab Pusaka Malam 1 Suro Keraton Surakarta Digelar atas Dawuh PB XIV, Masyarakat Diajak Jaga Kesakralan Tradisi -
Setengah Miliar untuk Wisata Desa Wonosegoro, Nol Rupiah untuk PAD? Kasus ini Sudah Masuk Ranah APH, Lantas Kenapa Berhenti? -
Dandim Klaten Tinjau Koperasi Merah Putih di Mireng, 238 Titik Rampung dan 90 Sudah Beroperasi -
Mengawal Demokrasi dari Sragen: Pleno Pertama AKJII di Markas Sapu Jagad Berjalan Lancar
- Solidaritas untuk AKJII, Berbagai Elemen Masyarakat Gotong Royong Sukseskan Rapat Pleno di Klaten
- Kirab Pusaka Malam 1 Suro Keraton Surakarta Digelar atas Dawuh PB XIV, Masyarakat Diajak Jaga Kesakralan Tradisi
- Setengah Miliar untuk Wisata Desa Wonosegoro, Nol Rupiah untuk PAD? Kasus ini Sudah Masuk Ranah APH, Lantas Kenapa Berhenti?
- Dandim Klaten Tinjau Koperasi Merah Putih di Mireng, 238 Titik Rampung dan 90 Sudah Beroperasi
- Mengawal Demokrasi dari Sragen: Pleno Pertama AKJII di Markas Sapu Jagad Berjalan Lancar
-
Kirab Pusaka Malam 1 Suro Keraton Surakarta Digelar atas Dawuh PB XIV, Masyarakat Diajak Jaga Kesakralan Tradisi
SURAKARTA — Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat akan kembali menggelar Hajad Dalem Kirab Pusaka Dalem Malam 1 Suro Tahun Be 1960 atas Dawuh Dalem Sri Susuhunan Pakubuwono XIV. Tradisi tahunan yang telah berlangsung secara turun-temurun tersebut menjadi salah satu warisan budaya adiluhung yang terus dijaga dan dilestarikan oleh Keraton Surakarta hingga saat ini. Kirab Pusaka Dalem…
-
Setengah Miliar untuk Wisata Desa Wonosegoro, Nol Rupiah untuk PAD? Kasus ini Sudah Masuk Ranah APH, Lantas Kenapa Berhenti?
JEJAK KASUS BOYOLALI, Di atas kertas, pembangunan kawasan wisata desa tampak menjanjikan. Gazebo berdiri, panggung dibangun, taman ditata, embung dipercantik, hingga rumah limasan disiapkan sebagai penunjang destinasi. Namun pertanyaan yang mulai muncul dari masyarakat sederhana saja: setelah ratusan juta rupiah digelontorkan, apa hasil ekonominya bagi desa? Berdasarkan telaah dokumen penyaluran Dana Desa Wonosegoro periode 2022–2025,…




