Membuka Tirai Kebenaran

Desa Larowiu Sudah Optimalkan Geliat Pembangunan Hingga Lampu Penerangan

2 min read
Kades Larowiu dan istri

LintasIndoNews.com | Konawe, Sulawesi Tenggara — Kepala Desa adalah jabatan politis sebab ia dipilih langsung oleh warganya, sehingga seorang kepala Desa tentu telah paham apa yang akan dilakukan sebagai seorang kepala Desa untuk kemajuan dan peningkatan pembangunan demi masyarakatnya, Desa larowiu kecamatan meluhu kabupaten konawe provensi sulawesi tenggara, rabu (8/5/2019) siang

Wujud transparansi dalam banner MMT

Desa sekarang menjadi sasaran utama dalam peningkatan pembangunan sehingga tidak tangung tanggung, pemerintah mengucurkan anggaran untuk pelaksanaan pembangunan Desa dan dipercayakan langsung Kepada Kepala Desa, untuk mengelolah pembangunan sebab ialah yang lebih mengetahui persis pembangunan yang lebih dominan didahulukan untuk di laksanakan didesanya demi masyarakat didesanya.

Tampak asri lampu penerangan jalan desa Larowiu

Namun dengan banyaknya anggaran yang dikucurkan pemerintah untuk setiap desa yang mencapai ratusan juta itu, maka seorang kepala desa wajib menjalankan, bila tidak dimamfaatkan, secara optimal sesuai peruntukanya, maka bisa saja anggaran itu justru akan menjerat seorang kepala desa.

Untuk itu kepala desa Larowiu Sumran Larabi yang ditemui di kediamanya, belum lama ini mengungkapkan sangat hati hati dalam penggunaan anggaran dana desa,

” Untuk itu kita harus manfaatkan secara optimal dalam peningkatan pembangunan,” tegas Sumran.

Yang terwujud kali ini adalah pembangunan talud anggaran Rp 170. 055. 000 , dalam juknis deker plat 4 unit anggaran Rp, 75.370.000 peningkatan jalan usaha tani 7 kilometer anggaran Rp, 230.370. 000.

Pengadaaan lampu penerangan jalan 80 unit anggaran, Rp 134, 727, 000, Sumber (Dana Desa). APBN 2019. Pembinaan kemasyatakatan anggran Rp 88.900.000 pembinaan budaya dan keagamaan anggaran Rp. 18.900.000, Pengadaan seni budaya anggaran Rp, 70 000.000, Pemberdayaan masyarakat anggaran Rp 48. 676.400.

Selanjutnya Sosialisasi stunting anggaran RP 3. 200. 000, PMT dan insentif kader posyandu Anggaran RP 8.280.000, perencanaan desa anggran Rp 10 774 000, Kegiatan PDHB anggaran Rp. 4.000.000, peningkatan kapasitas aparatur desa, Rp. 8.000.000 perdagangan dan perindutrian anggaran Rp. 30 400 000. Bumdes anggaran Rp, 30 000. 000. Hasil (musrembang desa )

Di akhir perbincangan Sumran Larabi menuturkan pembangunan, pelaksanaan dana desa dalam bentuk fisik yang sudah rampung tahun anggaran 2019.

” Semua untuk meningkatkan kesejahteraan masyakat di desa kami sehingga masyarakat bisa menikmati pembangunan, “ucapnya sumran Larabi.(B)

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.