Membuka Tirai Kebenaran

Desa Majegan Tulung di Masa Covid 19 Tetap Tingkatkan PAD Dengan Bangun Dua Ruko

1 min read

Widodo Kades Majegan Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten

KLATEN, Desa Majegan Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten memiliki areal pertanian dengan mengandalkan sumber air di desa setempat.

Yang bisa dijadikan sebagai objek wisata.  “Hampir 90 persen masyarakat desa majegan adalah petani. Untuk itu, pembangunan desa selalu diarahkan ke bidang pwetanian. Misalnya, pembangunan jalur irigasi, jalan di areal pertanian, talud, dan lain sebagainya.

Sebagian besar masyarakat desa tersebut bekerja sebagai petani dan buruh tani. Desa ini berbatasan langsung dengan Beji di bagian barat dan Dalangan di bagian timur.

Hingga saat ini, masyarakat di desa ini masih mengandalkan hasil bumi. Majegan memiliki luas wilayah hingga 233 hektare, terdiri atas 180 hektare berupa areal pertanian kering dan basah.

Saat di konfirmasi Kades Majegan Widodo di ruang kerjanya menyampaikan, di masa pandemi tahun lalu 2020  sudah merealisaikan dua ruko. Menurut dia ruko tersebut sebagai Pemasukan Asli Desa (PAD) dengan di sewakan.

“Awalnya kita ingin membangun lima ruko, namun karena situasi pandemi covid 19 ini hanya terealisasi dua ruko saja, ” Jelasnya.

Lebih lanjut, Widodo juga merasakan apa yang di rasakan kalangan masyarakat kecil, terutama di bidang jasa, namun bagi para perani tidak begitu terasa.

“Justru yang dirasakan dampak dari pandemi ini adalah para pekerja di bidang jasa seperti sopir, UMKM, kuliner dan sebagainya, ” Ungkapnya.

Untuk itu kedepan Widodo ingin membangun dengan skala prioritas pemerataan. Dia sampaikan pembangunan akan terlihat jika semua wilayah desa majegan sudah merata, pungkasnya. (Red)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.