Sosok Eko Purnomo, Kades Humanis yang Buktikan Kepemimpinan Lewat Kinerja dan Ketahanan Pangan Desa

Sosok Eko Purnomo, Kades Humanis yang Buktikan Kepemimpinan Lewat Kinerja dan Ketahanan Pangan Desa

Loading

SUARA DESA

GROBOGAN, LINTASINDO.COM – Di tengah tuntutan masyarakat akan tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel, sosok Kepala Desa Sugihan, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Eko Purnomo, S.Kr, dinilai mampu memberikan teladan melalui kepemimpinan yang sederhana namun berorientasi pada hasil.

Dikenal sebagai pemimpin yang santai, kalem, dan dekat dengan masyarakat, Eko Purnomo terus mendorong pembangunan desa yang berdampak langsung bagi kebutuhan warga, khususnya sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Desa Sugihan.

Salah satu wujud nyata komitmen tersebut terlihat dari pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 yang saat ini berjalan di wilayah Desa Sugihan. Program yang dikerjakan secara swakelola oleh P3A Yoga Mulyo Bolodewo itu dinilai memberikan manfaat besar bagi para petani karena memperkuat jaringan irigasi dan menjamin ketersediaan air untuk lahan pertanian.

Saat dihubungi Lintasindo.com melalui sambungan telepon, Jumat (14/8/2026), Eko Purnomo menjelaskan bahwa progres pekerjaan di dua titik lokasi program P3-TGAI telah mencapai sekitar 80 persen.

“Alhamdulillah progres pekerjaan saat ini sudah mencapai sekitar 80 persen untuk kedua lokasi. Kami berharap pembangunan saluran irigasi ini dapat mendukung kebutuhan air pertanian sehingga petani bisa bercocok tanam dengan lebih baik,” ujar Eko.

Menurutnya, keberadaan saluran irigasi yang memadai akan berpengaruh terhadap produktivitas pertanian, khususnya pada musim tanam pertama (MT-1) dan musim tanam kedua (MT-2). Dengan ketersediaan air yang lebih stabil, hasil panen diharapkan meningkat sehingga mampu mendukung kesejahteraan petani.

Program P3-TGAI sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan fungsi jaringan irigasi melalui pemberdayaan masyarakat petani secara langsung. Selain memperbaiki infrastruktur pertanian, program ini juga bertujuan mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan.

Penetapan lokasi kegiatan mengacu pada Surat Keputusan Nomor 1776/KPTS/Mn/2026 yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum.

Secara umum, program P3-TGAI memiliki sejumlah manfaat strategis, di antaranya memperlancar distribusi air ke area persawahan, meningkatkan intensitas tanam dan hasil panen, serta membuka peluang pendapatan bagi warga melalui pola pelaksanaan swakelola tanpa melibatkan kontraktor pihak ketiga.

Sementara itu, sejumlah warga yang ditemui Lintasindo.com di wilayah Dusun Godongan dan Dusun Sugihan Krajan mengaku puas dengan kepemimpinan Eko Purnomo.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan bahwa Eko dikenal sebagai pemimpin yang sederhana, ramah, dan bijaksana dalam mengambil keputusan.

“Kulo remen dipimpin Pak Lurah Eko Purnomo. Piantune kalem, ramah lan bijaksana. Warga merasa dekat dan nyaman,” ungkapnya.

Apresiasi masyarakat tersebut menjadi gambaran bahwa kepemimpinan tidak selalu ditunjukkan melalui banyaknya janji, melainkan melalui kerja nyata yang dirasakan manfaatnya oleh warga. Bagi masyarakat Desa Sugihan, pembangunan infrastruktur pertanian yang berjalan baik menjadi salah satu bukti nyata komitmen pemerintah desa dalam mendukung kemajuan dan kesejahteraan petani.

(AL.1/Grobogan)

BREAKING NEWS

  • Bank Sampah Mawar Rayakan 8 Tahun dengan Arung Jeram, Tabungan dari Sampah Jadi Bekal Outbound

    Bank Sampah Mawar Rayakan 8 Tahun dengan Arung Jeram, Tabungan dari Sampah Jadi Bekal Outbound

    BOYOLALI – Sampah rumah tangga yang selama ini kerap dianggap tidak bernilai justru menjadi sumber kebahagiaan bagi anggota Bank Sampah Mawar, Perum Persada Asri, Desa Ngesupsari, RT 9/RW 2, Kecamatan Teras, Boyolali.Memperingati ulang tahun ke-8, sekitar 30 anggota Bank Sampah Mawar mengikuti kegiatan outbound sekaligus wisata bersama di Taman Gemericik Bengawan (TGB), Karanglo, Klaten, Sabtu…

  • Bantuan P3-TGAI Rp195 Juta di Wates Disorot, Baru Sebulan Dinding Irigasi Retak, Muncul Pengakuan Setoran 20 Persen

    Bantuan P3-TGAI Rp195 Juta di Wates Disorot, Baru Sebulan Dinding Irigasi Retak, Muncul Pengakuan Setoran 20 Persen

    JEJAK KASUS BOYOLALI — Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Wates, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, menjadi sorotan setelah kondisi fisik saluran irigasi yang disebut baru sekitar satu bulan dikerjakan terlihat mengalami keretakan. Sorotan tersebut semakin berkembang setelah muncul keterangan dari seorang pengurus P3A yang mengaku adanya penyerahan uang sebesar 20 persen…

  • LHA SH Terate Pusat Madiun: Jangan Gunakan Tekanan Massa untuk Menyelesaikan Persoalan Organisasi

    LHA SH Terate Pusat Madiun: Jangan Gunakan Tekanan Massa untuk Menyelesaikan Persoalan Organisasi

    SUARA TERATE MADIUN – Lembaga Hukum dan Advokasi (LHA) SH Terate Pusat Madiun menegaskan bahwa setiap persoalan organisasi semestinya diselesaikan melalui mekanisme organisasi dan jalur hukum yang jelas, bukan melalui tekanan massa. Pernyataan tersebut disampaikan LHA SH Terate Pusat Madiun menanggapi pernyataan serta sejumlah tuntutan yang disampaikan pihak yang menggelar aksi di tengah dinamika organisasi…

TERKINI