Membuka Tirai Kebenaran

Gegara Semprotan Disinfektan, Muhammad Arif Kena Pukul

2 min read

Muhammad Arif Korban Pemukulan

BOYOLALI, Gegara semprotan disinfektan, Muhammad Arif (19) warga Dukuh Ngelo RT 11/4 Desa Mojo, Andong, Boyolali, Anggota Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) kena pukul hingga wajah lebam di bagian pelipis kiri, maksud hati ingin menjaga anak namun malah bikin petaka. Jumat 03/04/2020.

Anggota polri dan Koramil berjaga jaga untuk mengantisi agar tidak terjadi betrok massa

Menurut keterangan saksi sebut saja Nanik selaku Istri Arif, mengatakan berawal saat Arif melewati Gapura Dukuh Karangjoho, Desa Mojo ada penyemprotan desinfektan yang dilakukan Bambang dan dua rekannya.

“Saat itu suami saya menutupi muka anak saya, karena takut mengenai wajah anak saya, akhirnya suami saya menutupi wajah anak saya, yang membuat mereka tersinggung hingga adu mulut dan terjadi pemukulan kepada suami saya, “terang Nanik.

Saat di mintai keterangan, Kapolres Boyolali melalui Polsek Andong yakni Wakapolsek Iptu Lukman menjelaskan, pihaknya bekerjasama dengan jajaran polsek terdekat yakni Polsek Klego, Koramil Andong dan Polres Boyoali.

“Perguruan PSHT di wilayah Andong cukup siknifikan, hanya selang beberapa waktu saja, atas kejadian pemukulan ini sudah berkumpul di Polsek Andong, “jelasnya. Jum’at (03/04/2020)

Masih apa kata Lukman, Jajaran Polsek Andong di bantu Polsek Klego dan Polres Boyolali, sesegera mungkin mengatisipasi hal yang tidak di inginkan.

“Kami memberi arahan kepada warga PSHT untuk bersabar dan tidak melakukan hal yang tidak di inginkan, “jelas dia.

Di kutip dari laporan LP/B/08/4/2020/Jateng/byl, menurut keterangan pelaku Fajar sedang duduk di depan rumah, kemudian datang korban yang mengendarai motor berboncengan dengan istri dan anaknya.

Kemudian Istri korban memperingati anaknya untuk menutup mata agar tidak kemasukan desifiktan, menurut keterangan pelaku istri korban ada ungkapan yang dianggapnya menyinggung perasaan keberatan di semprot.

Kemudian Bambang datang dan mengucapkan jika keberatan jangan melewati di sini, kemudian korban berjalan tak selang lama memutar balik lagi kearah Gapuro, untuk menemui Fajar. Selanjutnya mendatangi korban dan terjadilah cekcok mulut disertai keributan namun dilerai warga sekitar.

Atas kejadian itu di laporkan ke Polsek Andong guna pengusutan lebih lanjut, dalam hal ini pelaku melanggar sebagaimana dalam pasal 170 jo 351 KUHP, yakni tindak kekerasan penganiayaan secara bersama- sama dimuka umum.

Di Mapolres Andong Massa berkerumun, lakukan mediasi

(Tim)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.