Membuka Tirai Kebenaran

Jembatan Putus Dan Puluhan Rumah Terendam Banjir, Akibat Luapan Sungai Konaweeha

2 min read

LintasIndoNews.com | Konawe — Hujan deras yang terus menguyur Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengakibatkam debit air di Bendungan Wawotobi naik melewati ambang batas waspada berdasarkan standar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konawe.

Terlihat Kerumunan orang saat terjadi banjir

Puluhan rumah warga yang berada di sekitar bantaran sungai Konaweeha terendam banjir akibat luapan sungai tersebut, Minggu (9/6/2019).

Luapan sungai Konaweeha ini akibat debit air sungai Konweha yang tak mampu lagi ditampung bendungan Wawotobi. Terlebih, status bendungan itu sudah melewati ambang batas sesuai standar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konawe.

Tampak arus lalu lintas yang macet

Kepala BPBD Konawe, Amiruddin menjelaskan ketinggian air sungai konaweeha kali ini adalah yang tertinggi selama 20 tahun belakangan, sebab baru kali ini air sungai Konaweeha meluap hingga memenuhi badan jalan raya.

Tampak jembatan terlihat dari sampibg

“Ini yang paling tinggi, data terakhir ada sekitar 13 rumah warga yang ada di sekitar kali konaweeha terendam banjir dengan ketinggian air sampai pinggang orang dewasa,” kata Amiruddin kepada LintasIndoNews.com, di lokasi kejadian.

Selain itu, volume air di bendungan Wawotobi sudah sangat mengkhawatirkan setelah melewati ambang batas waspada sesuai standar BPBD. Sementara hujan deras masih terus mengguyur Kabupaten Konawe hingga saat ini.

“Kalau kita lepas airnya, maka ini juga akan berakibat fatal di beberapa wilayah Kecamatan, seperti Wonggeduku, Pondidaha, Besulutu, dan beberapa wilayah lainnya,” ujar Amiruddin.

Selain merendam rumah warga dan jembatan putus, banjir juga merusak beberapa fasilitas milik pemerintah seperti tiang listrik yang rubuh, taman permata, serta beberapa fasilitas lainnya sehingga arus lalu lintas Kendari – Kolaka menjadi terputus

Dalam Pantauan media ini dilokasi, luapan sungai Konaweeha juga mengakibatkan kemacetan parah di jalan poros Lambuya-Unaaha. Bahkan antrian kendaraan roda dua dan empat dari kedua arah tersebut mencapai 5 kilo meter. Saat ini Unit Lalu Lintas Polres Konawe berusaha mengurai kemacetan dengan memberlakukan sistem buka tutup jalan. (Edi)

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.