![]()
BANGUN JAYA — Lapangan Desa Bangun Jaya dipenuhi sorak-sorai warga saat Turnamen Mini Soccer Bangun Jaya 2026 resmi dibuka pada Jumat (15/5/2026) pukul 14.00 WIB. Ajang olahraga tingkat desa yang digagas oleh Karang Taruna Sinar Remaja ini berlangsung meriah dan menjadi pusat perhatian masyarakat Kecamatan Balai Riam.

Pembukaan turnamen turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Camat Balai Riam Isuary, Penjabat (Pj) Kepala Desa Bangun Jaya, serta Kapolsek Balai Riam Hengki bersama jajaran. Kehadiran para unsur pimpinan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kreativitas generasi muda sekaligus perkembangan olahraga masyarakat di wilayah tersebut.

Turnamen secara resmi dibuka oleh Camat Balai Riam. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi semangat pemuda Karang Taruna Sinar Remaja yang berhasil menyelenggarakan kompetisi olahraga dengan baik dan tertib.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.
“Turnamen ini bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga tentang persaudaraan, kekompakan, dan semangat fair play antar pemuda,” ujar Camat Balai Riam dalam sambutannya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Sinar Remaja, Wawan, mengatakan bahwa ajang tersebut diharapkan menjadi wadah silaturahmi sekaligus hiburan positif bagi masyarakat.
“Kemenangan memang tujuan, namun kejujuran dan rasa hormat di atas lapangan adalah yang utama. Mari kita jadikan ajang ini sebagai wadah silaturahmi yang sehat,” ucapnya.
Sebagai simbol dimulainya kompetisi, dilakukan kick-off kehormatan di tengah lapangan oleh Camat Balai Riam, Pj Kades Bangun Jaya, dan Kapolsek Balai Riam secara bergantian.
Suasana semakin meriah ketika laga eksibisi pembuka mempertemukan Baja Legend melawan Bakonsu FC. Kedua tim tampil atraktif dengan permainan cepat dan saling jual beli serangan yang sukses menghibur ratusan penonton yang memadati area lapangan.
Antusiasme warga yang tinggi membuat Turnamen Mini Soccer Bangun Jaya 2026 diprediksi menjadi salah satu hiburan olahraga terbesar di Kecamatan Balai Riam dalam beberapa pekan ke depan.
DHANISA

-
Solidaritas untuk AKJII, Berbagai Elemen Masyarakat Gotong Royong Sukseskan Rapat Pleno di Klaten -
Kirab Pusaka Malam 1 Suro Keraton Surakarta Digelar atas Dawuh PB XIV, Masyarakat Diajak Jaga Kesakralan Tradisi -
Setengah Miliar untuk Wisata Desa Wonosegoro, Nol Rupiah untuk PAD? Kasus ini Sudah Masuk Ranah APH, Lantas Kenapa Berhenti? -
Dandim Klaten Tinjau Koperasi Merah Putih di Mireng, 238 Titik Rampung dan 90 Sudah Beroperasi -
Mengawal Demokrasi dari Sragen: Pleno Pertama AKJII di Markas Sapu Jagad Berjalan Lancar
- Solidaritas untuk AKJII, Berbagai Elemen Masyarakat Gotong Royong Sukseskan Rapat Pleno di Klaten
- Kirab Pusaka Malam 1 Suro Keraton Surakarta Digelar atas Dawuh PB XIV, Masyarakat Diajak Jaga Kesakralan Tradisi
- Setengah Miliar untuk Wisata Desa Wonosegoro, Nol Rupiah untuk PAD? Kasus ini Sudah Masuk Ranah APH, Lantas Kenapa Berhenti?
- Dandim Klaten Tinjau Koperasi Merah Putih di Mireng, 238 Titik Rampung dan 90 Sudah Beroperasi
- Mengawal Demokrasi dari Sragen: Pleno Pertama AKJII di Markas Sapu Jagad Berjalan Lancar
-
Kirab Pusaka Malam 1 Suro Keraton Surakarta Digelar atas Dawuh PB XIV, Masyarakat Diajak Jaga Kesakralan Tradisi

SURAKARTA — Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat akan kembali menggelar Hajad Dalem Kirab Pusaka Dalem Malam 1 Suro Tahun Be 1960 atas Dawuh Dalem Sri Susuhunan Pakubuwono XIV. Tradisi tahunan yang telah berlangsung secara turun-temurun tersebut menjadi salah satu warisan budaya adiluhung yang terus dijaga dan dilestarikan oleh Keraton Surakarta hingga saat ini. Kirab Pusaka Dalem…
-
Setengah Miliar untuk Wisata Desa Wonosegoro, Nol Rupiah untuk PAD? Kasus ini Sudah Masuk Ranah APH, Lantas Kenapa Berhenti?

JEJAK KASUS BOYOLALI, Di atas kertas, pembangunan kawasan wisata desa tampak menjanjikan. Gazebo berdiri, panggung dibangun, taman ditata, embung dipercantik, hingga rumah limasan disiapkan sebagai penunjang destinasi. Namun pertanyaan yang mulai muncul dari masyarakat sederhana saja: setelah ratusan juta rupiah digelontorkan, apa hasil ekonominya bagi desa? Berdasarkan telaah dokumen penyaluran Dana Desa Wonosegoro periode 2022–2025,…
-
Kirab Pusaka Malam 1 Suro Keraton Surakarta Digelar atas Dawuh PB XIV, Masyarakat Diajak Jaga Kesakralan Tradisi
SURAKARTA — Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat akan kembali menggelar Hajad Dalem Kirab Pusaka Dalem Malam 1 Suro Tahun Be 1960 atas Dawuh Dalem Sri Susuhunan Pakubuwono XIV. Tradisi tahunan yang telah berlangsung secara turun-temurun tersebut menjadi salah satu warisan budaya adiluhung yang terus dijaga dan dilestarikan oleh Keraton Surakarta hingga saat ini. Kirab Pusaka Dalem…
-
Setengah Miliar untuk Wisata Desa Wonosegoro, Nol Rupiah untuk PAD? Kasus ini Sudah Masuk Ranah APH, Lantas Kenapa Berhenti?
JEJAK KASUS BOYOLALI, Di atas kertas, pembangunan kawasan wisata desa tampak menjanjikan. Gazebo berdiri, panggung dibangun, taman ditata, embung dipercantik, hingga rumah limasan disiapkan sebagai penunjang destinasi. Namun pertanyaan yang mulai muncul dari masyarakat sederhana saja: setelah ratusan juta rupiah digelontorkan, apa hasil ekonominya bagi desa? Berdasarkan telaah dokumen penyaluran Dana Desa Wonosegoro periode 2022–2025,…


