Material Terus Mengalir, Pembangunan Masjid dan Ponpes Sapu Jagad di Gemolong Kian Mendapat Dukungan

Material Terus Mengalir, Pembangunan Masjid dan Ponpes Sapu Jagad di Gemolong Kian Mendapat Dukungan

Loading

KLATEN, Semangat gotong royong untuk menyelesaikan pembangunan Masjid dan Pondok Pesantren (Ponpes) Sapu Jagad di Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, terus mengalir. Bantuan material bangunan dari berbagai kalangan berdatangan sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan sarana ibadah dan pendidikan tersebut.

Baca juga:

Sejumlah perusahaan, pelaku usaha, hingga masyarakat turut berpartisipasi memberikan bantuan berupa pasir, semen, serta berbagai kebutuhan material bangunan lainnya. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu kelancaran proses pembangunan yang saat ini masih terus berlangsung.

Adapun para donatur yang telah memberikan dukungan antara lain PT Sakelar Jaya Abadi Agung, CV Mulyoasih yang dipimpin Endang Pinangsih, PT Ganda Putra, PT Pama Persada Nusantara, serta sejumlah tokoh dan masyarakat, di antaranya Anto Wahono Basuki, Alex Legiman, Azis Andi, Nurul Devi, Samsul, Dewi Fitri, Supadi Mulyadi Widodo, GA Eko, Sukun Teguh, Atok Supriyadi Jagad, Agus Prasojo, Yudi Topik Tohit, Tugino Suprat, Sunar Kedut, Didik Sugiarto, dan Andre Agung Satria.

Pembina Sapu Jagad Nasional, Janter Suharti, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan dan dukungan. Menurutnya, semangat kebersamaan dan silaturahmi yang terjalin selama ini menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan masjid dan pondok pesantren.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan pihak yang telah membantu. Bantuan yang diberikan sangat berarti untuk mempercepat pembangunan Masjid dan Ponpes Sapu Jagad. Semoga seluruh kebaikan ini menjadi amal ibadah dan mendapatkan balasan yang berlipat dari Allah SWT,” ujarnya.

Ia berharap dukungan dari masyarakat dan para dermawan dapat terus berlanjut hingga pembangunan selesai, sehingga Masjid dan Ponpes Sapu Jagad dapat segera dimanfaatkan sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan kegiatan sosial keagamaan bagi masyarakat.

Pembangunan tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih hidup di tengah masyarakat. Kepedulian berbagai pihak diharapkan mampu mempercepat terwujudnya fasilitas keagamaan yang bermanfaat bagi generasi mendatang. (Tim)

BREAKING NEWS