Membuka Tirai Kebenaran

Ngudoroso “Usaha Rumahan dan Ekonomi Digital” Kreatif.

2 min read

LINTASINDONEWS.com, SOLO – Perkembangan era digital telah membuka ruang usaha ekonomi, baik yang baru maupun yang sudah ada sejak lama.

“Hadir berbagai platform di smartphone membuka ruang transaksi baru sehingga memudahkan bagi siapapun untuk berusaha demi meningkatkan kesejahteraan hidupnya, ” Jelas Lusy Caritas,

Dirut Radio Gapuro Pasar Klewer dalam sambutannya acara Ngudoroso di RM Mbak Yun Depan Paragon. Hal ini menjadi peluang juga baik perempuan untuk memanfaatkan ruang baru ini.

“Bisa memperluas usaha ekonominya, bahkan cukup dilakukan dalam rumahnya, ” Jelasnya. Senin (22/10)

Acara terselenggarab Radioland Gapuro Pasar Klewer bersama SPEK-HAM dan Jaringan Radio Komunitas Indonesia. Hadir sebagai pembicara Daryono SE dari Dinas Koperasi dan UKM Kota Surakarta dan Zakaria SE Pegiat Penanggulangan Kemiskinan.

Daryono dalam paparannya menyampaikan, era digital suka tidak suka harus dihadapi karena memang  sudah jamannya.

“Sekarang kita ada di jaman ini, misalnya saja dalam pembayaran sudah banyak yang menggunakan fasilitas non tunai, ” papar Daryono.

Daryono menambahkan bahwa Pemkot Surakarta memfasilitasi kerjasama pelaku UMKM dengan GO-JEK .

“lebih dari 200 pelaku UMKM di pasar ngarso puro sudah menggunakan GO-PAY, jadi kalau kesana tinggal pakai barcode kita bisa bertransaksi, ” imbuh Daryono.

ZAKARIA pegiat Penanggulangan Kemiskinan menerangkan bahwa tambahan sumber ekonomi rumahan ini, akan membantu percepatan penanggulangan kemiskinan.

“jika ibu ibu rumah tangga memiliki kesempatan usaha dirumah dengan fasilitasi digital ini, maka sumber keuangan rumah tangga akan bertambah, ini akan berkontribusi dalam penanggulangan kemiskinan” tegas zakaria.

Zakaria juga menambahkan bahwa ini semua juga perlu dibarengi dengan jaringan, baik antar pelaku UMKM maupun mitra mitra yang potensil bekerjasama dengan mendukung, urainya.

Supadmin dari SPEK-HAM berharap pemkot Surakarta memfasilitasi usaha rumahan agar terhubung dengan pemasaran digital ini.

“Dan yang tak kalah penting juga pelatihannya, dengan ini maka perempuan di rumah tangga meningkat kemampuan usahanya, ” Tukasnya.

Ngudo roso “Usaha Rumahan dan Ekonomi Digital” ini diharapkan akan menjadi ruang untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Rumahan dalam memanfaatkan pltform digital sebagai ruang perluasan usahanya.

Untuknya kedepan perlu melibatkan pemilik platform digital seperti Gojek. smartphone yang ada ditangan harus benar benar bermanfaat dan produktif. (SUCI)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.