Membuka Tirai Kebenaran

Padepokan SS Lapor Ke Polres Sukoharjo, Terkait Penembakan Anak Buahnya

2 min read

Gus Imam (Pimpina. Padepokan SS Sleman Yogyakarta beserta Kamaruddin. SH, pengacara dinpolres Sukoharjo

LINTASINDONEWS.com, SUKOHARJO – Pimpinan padepokan SS Sleman Yogyakarta Gus Imam didampingi Kamaruddin SH, pengacara mendatangi kantor Polres Sukoharjo terkait beberapa anak buahnya yang ditembak saat melakukan perkelahian di wilayah Kartasuro.

Saya sangat menyanyangkan kejadian penembakan tersebut karena itu peekelahian yanv bisa diselesaiakn dengan tokoh masyarakat setempat, kenapa pihak keolisian melakukan penembakan, ” jelasnya kepada wartawan di kantor Polres Sukoharjo Senin (24/2/2020).

Kamaruddin SH dan Gus Imam mengatakan jika anak buahnya melakukan kesalahan dan melawan hukum dna pelnaggaran hukum silahkan ditangkap.

“Namun jika susah koopeeatif memenuhi panggilan polisi kenapa harus ditembak juga, saya sangat menyanyangkan hal tersebut, ” jelasnya.

Menurut Kamaruddin dari keterangan tersangka tidak.melakukan apa apa saat kejadian, saat ditemui sempat terjadi perdebatan dengan penyidik, dengan tersangka RN (23 th) ditangkap pada Jumat malam di tembak, di barat tugu kartasura.

“Yang saya sayangkan korban penembakan yg tidak melakukan apa apa saat kejadian justru ditembak betis kanannya, ” Jelasnya.

Kamaruddin mengungkapkan kejadian perkelahian kelompok SS Dengan sekelompok ormas di Desa Bangak Kartasura ini , karena SS yang menywrang lebih sedikit maka balik kanan, kejadian itu menjadi korban Acil alias Ricak Nugroho (RN) warga Dukuh Kendon Rt 002 RW 11 Desa Bolon Colomadu, Sukoharjo.

Awal kejadian telah terjadi pengeroyokan dan RN dipanggil pihak kepolisian, dan RN ditanggap tiga hri yang lalu di Belakang terminal Kartasuro, bersama temennya yakni Niko (22th) dan Ari AdiSatya warga Kertonoto Kartasuro.

“RN kooperatif memenuhi panggilan kepolisian malah ditembak, ha ini melanggar pasal 170 dan 351 KUHP kurungan 5 tahun penjara. (Suci)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.