Pj. Kades Nganti Pamitan, dan Serahkan Pemeritahan Desa Ke Kades Yang Baru Joko Warsito

Pj. Kades Nganti Pamitan, dan Serahkan Pemeritahan Desa Ke Kades Yang Baru Joko Warsito
Saa berpose bersama, Selasa (31/12)

Loading

Saa berpose bersama, Selasa (31/12)

LINTASINDONEWS.com, SRAGEN – Setelah di lantik hari jumat (27/12) beberapa hari yang lalu, dan sertijab Sudah di Laksanakan kini Pj. Kades Nganti mengadakan acara pamit dan sambut kades yang baru. Selasa (30/12) Pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Bertempat di balai desa Nganti Kecamatan Gemolong Kabupaten Sragen, hadir Pj Kades Parmanto, SE. MM, Kades baru Joko Warsito, SH, Perangkat Desa dan seluruh Kader PKK, BPD dan Tokoh masyarakat.

Menerima Kenangan – Kenangan sepeda dari para perangkat desa dengan cara swadaya, Sebagai wujud hubungan silaturahmi yang tidak akan putus

Dalam sambutan Pj. Kades Parmanto menyatakan rasa syukurnya, dia mengungkapkan rasa terimakasih dan Kepada masyarakat yang telah membantu pemerintahan dalam bertugas, selama 9 bulan ini menurutnya bukan waktu yang singkat.

“jika ada kekurangan dan kesalahan yang kami lakukan, secara pribadi saya mohon maaf yang sebesar – besarnya, saya merasakan kehormatan ini begitu besar dari masyarakat Desa Nganti Kepada saya, sekali lagi saya mengucapkan banyak terimakasih, “tukasnya.

Lebih lanjut, dia menilai dengan adanya kades yang baru, harus diapresiasi agar kedepan Desa nganti bisa menjadi lebih baik lagi, asal bisa bekerja sama dan membuang rasa ego.

“Untuk Pemerintahan sepanjang 2019 sejak saya di lantik menjadi Pj kades nganti, masih menjadi tanggung jawab saya, bila masih di perlukan saya masih siap membantu, ” jelas Parmanto.

Sementara itu, Kades Nganti Joko Warsito menyampaikan rasa terimakasihnya Kepada masyarakat yang telah memberi kepercayaan kepadanya, begitu pula Kepada Pj Kades yang selama ini bertugas dengan baik.

“Selama 9 bulan mengabdikan diri di Desa Nganti ini, meski memiliki dua fungsi, yakni bertugas di kecamatan juga bertugas di Desa nganti, Namun tetap bekerja dengan baik, masyarakat nganti tetap merasakan sosok bapak parmanto, saya pribadi dan masyarakat Desa nganti pada umumnya mengucapkan terimakasih, “ungkapnya.

Selain itu, Joko juga menyatakan rasa kehilangan sosok yang telah memberikan pengabdian yang tulus dari Parmanto, dimana dalam bekerja sudah sangat dekat dengan masyarakat. dia berharap agar silahturami tetapkan di jaga selama – lamanya.

” Dalam bekerja bagaimanapun juga Bapak Parmanto tentunya lebih banyak pengalaman, dalam. hal ini kedepan dalam saya bekerja ingin kerjasama yang baik dengan para pemangku Pemerintahan, khususnya dengan para Perangkat Desa, “katanya.

“kerjasama yang baik dan loyalitas yang tinggi, suka maupun tidak suka ya harus di terima, ini bukan karena saya pribadi tapi demi masyarakat, memang benar apa kata Bapak Parmanto ego harus di singkirkan, tujuan kami hanya satu yakni mensejahterakan masyarakat, “ujar Joko.

Kemudian dalam sesi penutupan Kadus Sukardi, menyatakan dalam kepemimpinan Pj Kades Parmanto sangat baik dan wajib diapresiasi, begitu pula Kepada para rekan awak media yang telah hadir Kali ini juga sangat bermanfaat dan membantu, Sukardi mengucapkan terimakasih.

Saat di selama – sela acara pengambilan foto bersama, Tim media yang telah bergabung di wadah AWPI (Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia) mewawancarai Pj Kades Parmanto, dalam penyampaiannya saat di tanya Kesan dan pesan terhadap masyarakat Desa Nganti, dia sangat terkesan dimana ketika mengadakan Sholat Tarwih tahun kemarin, masyarakat bisa guyub rukun, sehingga dia merasakan terharu.

” Saya, menjabat sejak tanggal 15 maret 2019, saya menilai Desa Nganti tetap menjaga norma – norma agama dengan baik, tidak membeda -bedakan dan menjunjung tinggi persatuan, saling menghargai, “urainya.

Saat di tanya pesan Kepada kades yang baru, Parmanto menyampaikan harapannya Desa Nganti menjadi lebih baik lagi di bawahj kepemimpinan Joko Warsito, terangnya.

Sementara Joko Warsito saat di tanya kedepan, seputar Pemerintahan yang akan dia jalani, merasa perlu banyak bertanya kepada para seniornya, termasuk kepada Pj Kades Parmanto yang selalu siap membantu jika di butuhkan, tuturnya dengan optimis. (Edot/Rian)

“Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus di hapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan (alenia pertama pembukaan UUD 1945)”