![]()
SRAGEN, Suasana Minggu pagi yang cerah (30/11/2025) di halaman Kantor Desa Jati, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, mendadak berubah menjadi pusat keramaian. Ratusan warga dari berbagai usia tampak memadati lokasi untuk mengikuti kegiatan bakti sosial berskala besar yang digelar Yayasan Santri Alas Jowo bersama PAC dan Squad Nusantara Sragen.

Tak hanya pengobatan gratis, kegiatan ini juga menghadirkan layanan pengobatan alternatif medis, nonmedis, hingga terapi spiritual, serta kegiatan donor darah yang diikuti antusias warga. Momen ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang menyentuh sisi kemanusiaan masyarakat Desa Jati.
“Kegiatan Ini Bukan Seremoni, Tapi Nilai Luhur Bangsa”
Ketua Yayasan Santri Alas Jowo, Raden Gumilang, menyampaikan bahwa bakti sosial ini merupakan bagian dari amanah moral untuk hadir di tengah masyarakat.
“Kita berkewajiban membantu sesama. Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain,” ujarnya.
Menurutnya, penggabungan layanan pengobatan konvensional dan spiritual diyakini mampu memberikan alternatif solusi kesehatan yang lebih menyeluruh bagi masyarakat.
Perdana di Sragen, Jadi Pionir Pengobatan Alternatif–Spiritual
Ketua DPC Squad Nusantara Sragen, Suwardi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah perdana yang akan menjadi pioner di wilayah lain.
“Pekan lalu, kami bersama tim rescue serta jajaran DPP dan DPD menyalurkan bantuan untuk pengungsi terdampak longsor di Banjarnegara. Hari ini, kami kembali turun dengan konsep pengobatan dan spiritual,” jelasnya.
Suwardi berharap kegiatan seperti ini terus diperluas, terutama di desa-desa yang sulit dijangkau layanan kesehatan dan membutuhkan pengobatan alternatif gratis.
“Semangat ini akan kami bawa ke banyak desa. Jangan berhenti di Masaran. Masih banyak warga yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.
Polisi Apresiasi: “Manfaatnya Sangat Terasa”
Pihak Polsek Masaran melalui Wakapolsek Iptu Ahmad turut mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Kami berterima kasih atas kepedulian Squad Nusantara dan Yayasan Santri Alas Jowo. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan, karena manfaatnya sangat dirasakan warga,” kata Iptu Ahmad.
Warga Antusias, Ratusan Orang Terlayani
Tercatat ratusan warga mendapatkan layanan kesehatan dan pengobatan alternatif. Mulai lansia, dewasa hingga anak-anak rela antre sejak pagi, baik untuk mengobati keluhan kesehatan, terapi spiritual, maupun mengikuti donor darah.
Acara berlangsung lancar dan hangat. Sejumlah tokoh masyarakat serta Muspika Masaran turut hadir memberikan dukungan.
Bagi warga, kegiatan ini bukan sekadar pemeriksaan atau terapi kesehatan. Lebih dari itu, kehadiran para relawan membawa harapan, kepedulian, dan semangat gotong royong—warisan budaya yang terus dijaga dan diuri-uri oleh masyarakat Sragen.
By: Yoel


