Membuka Tirai Kebenaran

Ruang PADMA Adem dan Melayani, Hadir di Desa Tenggak

2 min read
Kades Tenggak Setyanto

LintasIndoNews.com | Sragen — Kini masyarakat di pedesaan seperti Desa Tenggak Kecamatan Sidoharjo Kabupaten Sragen Provinsi Jawa Tengah, bisa menikmati pelayanan administrasi terpadu di kelurahan melalui PADMA (Pelayanan Administrasi Terpadu Desa/Kelurahan). Kini ruang PADMA desa ini terlihat asri, adem full AC serta para perangkat desa yang baik dan ramah.

PADMA sendiri adalah program pelayanan masyarakat di tingkat desa/kelurahan yang merupakan pengembangan dari PATEN yang melayani masyarakat di tingkat kecamatan. Sehingga dengan PADMA ini akan bisa memudahkan masyarakat, karena tidak perlu jauh-jauh harus datang ke Kantor Kecamatan Kecamatan, pelayanan di desa tenggak pun tanpa di pungut biaya.

Jenis keragaman pelayanan yang bisa di layanani melalui PADMA di desa tenggak antara lain; pembuatan / perubahan KK, pembuatan dan perpanjangan KTP, surat kematian, pembuatan akte kelahiran, pindah penduduk, nikah / numpang nikah, rujuk, IMB / HO dan lainnya.

Program pelayanan masyarakat di desa/kelurahan ini di Kabupaten Sragen satu-satunya yang ada di Indonesia, jadi ini pertama kalinya yang ada di seluruh Indonesia sejak di munculkan Bupati dr. Kundinar Yuni Untung Sukowati.

Dengan serangkaian geliat membangun di berbagai sektor selain pelayanan, desa tenggak sudah banyak merampungkan fisik, hampir di setiap sudut kampung sudah terjamah pembangunan, baik itu talud jalan desa maupun jalan usaha tani.
Hal ini di ungkapkan Setyanto selalu Kades Tenggak, menurut dia sudah selayaknya bila desa sudah tidak ada lagi jalan becek. Walaupun masih ada sebagian kecil yang belum terjamah adalah manusiawi karena kucuran dana pun juga bertahap.

” Kami juga sudah selesaikan pembangunan gedung, yang dananya tidak sedikit padahal dana desa tidak di peruntukkan untuk bangun gedung, kita berupaya dengan mencari terobosan lain bagaimana caranya, dengan menggunakan dana lain dan akses lain selain dana desa alhamdullilah bisa terwujud, kedepan kita masih melanjutkan pembangunan di bidang pemberdayaan, yakni BUMDes yang sudah jadi satu rangkaian program desa sesuai UU Dssa, ” Papar Setyanto. (Wanto/Rian)

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.