Membuka Tirai Kebenaran

Sumadi Lulusan Tehnik Mesin, Terjun di Dunia Bisnis Kain Sisa Pabrik Jadi Kain Pantai Yang Keren

2 min read

LINTASINDONEWS.com, SUKOHARJO – Mengawali bisnis kain perca (kain sisa-red) yang dibelinya kiloan, ditangan bapak 3 anak ini kain yang tak terpakai lagi di pabrik, berkat ketangkasan tangannya menjadi barang yang berharga.

Kain sisa pabrik itu kini di sulap menjadi kain pantai warna – warni, ide ini muncul begitu saja, setelah melihat kain kiloan warna putih yang mangkrak tak terpakai.

“Kain – kain sisa pabrik itu, kini menjadi kain pantai warna warni dengan motif cerah, ” jelas Sumadi kepada wartawan di kediamannya Mantung Sukoharjo ini, Rabu (15/1/2020)

Awalnya pekerjaan ini di lakukan dengan sang istri dan anak – anaknya, kini setelah berkembang pesat, kain pantai dan aneka batik merambah tidak hanya di Solo melainkan sampai Philipina, Medan, Makassar, dan Bali.

Di bawah bendera Batik Y2K diambil dari nama Yayuk, istrinya kini telah memiliki 35 karyawan.

“Alhamdulillah kini kami bisamendapat omset yang lumayan, “jelas Pria kelahiran 30 Oktober 1973 ini.

Sejarah Adi biasa ia disapa, ketika kecil dulu termasuk anak yang babdel, namun dia selalu ingat pesan ibunya.

“Prinsip hidup, yakni jujur dan sabar, sejak saya SD ibu selalu memperhatikan keluarga, “ungkapnya.

Dalam bercerita kisah hidupnya, Adi sudah memiliki jiwa berbisnis, yakni berjualan brambang asem, caos dan jagung bakar di Manahan.

Pesan yang ingin di sampaikan kepada 3 anaknya, ketrampilan sangat penting, berijazah tidak harus sesuai keterampilan. Terbukti Adi sendiri lulusan tehnik mesin.

“Biarpun saya orang tehnik, tapi malah dunia bisnis yang saya jalankan, untuk. itu saya, mengajarkan anak – anak saya tentang skill, yakni ketrampilanlah yang penting, “pungkasnya. (Suci)

 

Editor: Rian Hepi

“Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus di hapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan (alenia pertama pembukaan UUD 1945)”

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.