Tangis Haru dan Bangga Warnai Tasyakuran Kelulusan SMA Negeri Tangen Sragen

Tangis Haru dan Bangga Warnai Tasyakuran Kelulusan SMA Negeri Tangen Sragen

Loading

BREAKING NEWS

SRAGEN — Suasana haru bercampur bahagia mewarnai acara tasyakuran kelulusan siswa-siswi angkatan ke-28 Tahun Ajaran 2025/2026 SMA Negeri Tangen, Kabupaten Sragen, yang digelar penuh khidmat dan kekeluargaan.Acara tersebut dihadiri kepala sekolah, dewan guru, para wali murid, serta seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah resmi menyelesaikan masa pendidikan mereka di bangku sekolah menengah atas.

Momentum kelulusan ini menjadi bentuk rasa syukur atas perjuangan panjang para siswa selama menempuh pendidikan hingga akhirnya berhasil menyelesaikan studi dengan baik. Tak sedikit orang tua yang tampak terharu menyaksikan putra-putri mereka berhasil menuntaskan pendidikan.

Dalam sambutannya, para wali murid berharap para lulusan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta meraih cita-cita terbaik di masa mendatang.

Salah satu wali murid, Zhugih Satria, mengaku bangga atas keberhasilan putrinya, Isabella, yang berhasil lulus dengan predikat terbaik di sekolah tersebut.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan bangga. Semoga Isabella bisa melanjutkan ke bangku kuliah dan meraih apa yang dicita-citakan. Sebagai orang tua, kami hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk putri kami,” ujarnya.

Selain menjadi ajang syukuran, kegiatan tersebut juga menjadi momen perpisahan penuh kenangan bagi para siswa yang telah menuntaskan masa putih abu-abu mereka bersama sahabat dan para guru.

Suasana semakin hangat ketika para siswa saling memberikan ucapan selamat dan berfoto bersama sebagai bentuk kenangan terakhir di lingkungan sekolah.

Acara tasyakuran ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar seluruh lulusan SMA Negeri Tangen dapat sukses menempuh perjalanan pendidikan maupun karier di masa depan.

Koresponden: Zhugih

  • Rp 200 Juta untuk Tiga Lumbung, Diduga Fiktif: LAPAAN RI Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Desa

    Rp 200 Juta untuk Tiga Lumbung, Diduga Fiktif: LAPAAN RI Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Desa

    JEJAK KASUS KARANGANYAR — Polemik penggunaan Dana Desa (DD) di Desa Genengan, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar, kembali mencuat. Kali ini, sorotan tajam tertuju pada proyek pembangunan lumbung pangan tahun anggaran 2022 yang dinilai tidak sesuai dengan perencanaan awal. Berdasarkan dokumen laporan penyaluran Dana Desa Genengan yang diperoleh, Pemerintah Desa Genengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 200.000.000…

  • Jangan Biarkan SPPG Menjadi Alat Kepentingan: Ketika Profesionalisme Kalah oleh Kedekatan

    Jangan Biarkan SPPG Menjadi Alat Kepentingan: Ketika Profesionalisme Kalah oleh Kedekatan

    OPINI oleh: Sugeng Rianto Pemimpin Redaksi (Pemerhati Kebijakan Publik) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program besar yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Karena itu, pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) semestinya ditempatkan sebagai bagian dari pelayanan publik yang membutuhkan profesionalisme, akuntabilitas, transparansi dan tanggung jawab. SPPG bukan milik pribadi seseorang. Bukan pula milik kelompok, organisasi,…

  • Irigasi Wukirsawit Disorot, Aktivis: Jangan Sampai Anggaran Besar Berujung Pekerjaan Asal Jadi

    Irigasi Wukirsawit Disorot, Aktivis: Jangan Sampai Anggaran Besar Berujung Pekerjaan Asal Jadi

    JEJAK KASUS KARANGANYAR – Pembangunan saluran irigasi di Desa Wukirsawit, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, terus menjadi perhatian. Selain muncul pertanyaan mengenai material dan metode pekerjaan, kini sorotan juga datang dari aktivis pemerhati kebijakan publik. Dalam dokumentasi lapangan, terlihat pembangunan saluran irigasi menggunakan pasangan batu. Pada sejumlah bagian, pekerjaan tampak dilakukan ketika saluran masih terdapat genangan…