Membuka Tirai Kebenaran

Tabloid Obor Rakyat VS Indonesia Barokah, Saling Berbalas?

2 min read
Tabloid Indonesia Barokah 2019

LintasIndoNews.com – Menjelang pilpres masyarakat kembali dikejutkan dengan munculnya tabloid dadakan yang disebar di sejumlah pesantren .

Kalau di pilpres 2014 lalu muncul tabloid Obor Rakyat , kini muncul tabloid Indonesia Barokah .
Bedanya adalah kalau tabloid Obor Rakyat berisi black campaign kalau Indonesia berisi negativ campaign.


Dalam ilmu demokrasi black campaign sangat dilarang karena isinya meliputi fitnah , hoax dan hujatan-hujatan , sedangkan negativ campaign tidaklah dilarang karena isinya fakta tentang kejelekan lawan .

Tabloid Obor Rakyat 2014

Kalau Obor Rakyat dulu jelas isinya menghina dan memfitnah Jokowi , tabloid Indonesia ini hanya memojokkan Prabowo . Jelas beda ya , lebih sopan dikit lah .

Lantas siapa sesungguhnya penanggung jawab tabloid Indonesia Barokah?
Benarkah kubu Jokowi yang memproduksi tabloid ini seperti yang dituduhkan kubu Prabowo?

Bagian dalam yang pojokkan salah satu capres Tabloid Indonesia Barokah

Dilansir detik.com , walaupun penerbitnya masih misterius, Indonesia Barokah sampai saat ini sudah tersebar ke masjid-masjid di Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Banten.
Tabloid setebal 16 halaman tersebut dikirim memakai amplop cokelat besar tanpa alamat pengirim. Tabloid itu dikirim melalui layanan PT Pos Indonesia di Jakarta Selatan dan Bekasi.

Di Jawa Barat, ribuan eksemplar tabloid ditemukan di Kabupaten Bandung, Garut, Tasikmalaya, Subang, Ciamis, dan Cirebon (Jawa Barat). Di Jateng, tabloid itu tersebar ke Magelang, Blora, Semarang, Banjarnegara, Sukoharjo, Kebumen, Banyumas, serta Gunungkidul dan Kabupaten Sleman di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sedangkan di Provinsi Banten, Kota Tangerang, Kota Serang, dan Kabupaten Pandeglang menjadi sasaran tabloid itu. Temuan terbanyak adalah di Tasikmalaya dengan total pengiriman 3.482 eksemplar.

Pada boks susunan redaksinya, tertulis Pemimpin Umum adalah Moch Shaka Dzulkarnaen, Pemimpin Redaksi Ichwanuddin dan Redaktur Pelaksana Khusnaedi. Sementara mukadimahnya menyebut tabloid tersebut merupakan edisi perdana dan rencananya bakal terbit dua bulan sekali. Untuk promosi, edisi perdana yang meluncur pada Desember 2018 itu dibagikan secara gratis.

Jika tabloid ini diterbitkan oleh kubu Jokowi tentu ini sungguh tidak terpuji. Apalagi kubu ini mengklaim sebagai anti hoaks dan tidak mau menjelek-jelekkan lawan .
Atau mungkin kah justru tabloid Indonesia Barokah diterbitkan oleh kubu Prabowo Sandi sebagai upaya playing victim supaya masyarakat berpendapat bahwa Prabowo di dholimi penguasa , karena isu seperti ini pernah dilakukan kubu SBY dan akhirnya menang dan bisa mengalahkan Megawati sang petahana saat itu .

Mau tidak mau , kita mesti mendesak polisi agar segera mengusut para penanggung jawab tabloid ini. Jangan sampai menjadi bola liar saling tuduh antar dua kubu yang sedang berkontestasi menghadapi Pilpres 2019 yang sebentar lagi ini.

Bandingkan dengan isi Tabloid Obor Rakyat yang isinya fitnah ini :

Tapi tunggu dulu , dalam waktu dekat juga akan muncul Obor Rakyat kok buat melawan tabloid Indonesia Barokah ini .
Karena hal ini pernah diungkapkan oleh Ketua Redaksi Obor Rakyat dalam acara Mata Najwa .

Jadi imbang kan ?

Sumber Penulis: Maashar.com

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.