Membuka Tirai Kebenaran

Umbul Ponggok di Terjang Puting Beliung, Baliho Roboh

2 min read

lokasi wisata umbul Ponggok yang terkena puting beliung

LINTASINDONEWS.com, KLATEN – Hujan Deras Disertai Angin Ribut (Puting Beliung) kembali menerjang Obyek Wisata Umbul Ponggok yang berada di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah. Putaran angin yang berlangsung tidak kurang dari 3 menit tersebut dapat memporak- porandakan atap parkir dan baliho besar yang berada di dekat pintu masuk, serta atap bangunan di sebelah utara obyek wisata air yang beromset miliaran rupiah ini.

Sri Buteng (41) Satpam Obyek Wisata Umbul Ponggok menceritakan, angin puting beliung melanda dari arah barat ke-timur sekitar pukul 15.45 WIB. Sebelumnya terjadi hujan deras. Angin berjalan begitu cepat dan kencang dengan kekuatan cukup dasyat hingga menyapu atap bangunan di Umbul Ponggok sebelah utara ke arah timur.

“Seluruh atap rusak parah bahkan ada yang sempat terbang hingga pertigaan dekat eks Kantor Desa Ponggok”, katanya, pada Jumat sore (3/1/2020).

Dia menceritakan waktu terjadi angin puting beliung masih ada banyak pengunjung yang sedang menikmati obyek wisata di Umbul Ponggok, melihat banyak atap berhamburan, para pengunjug bergegas berlarian mencari tempat yang di rasa aman.

Sekretaris Desa Ponggok, Yani cSetiadi menambahkan, akibat angin puting beliung yang kedua kalinya melanda Umbul Ponggok, tidak ada korban jiwa maupun yang terluka.

“BUMDes Tirta Mandiri bersama Pemdes masih melakukan proses identifikasi kerusakan yag ditimbulkan akibat musibah ini, selain di lokasi umbul ponggok, bangunan joglo milik Pemdes juga roboh begitu juga atap rumah sebagian warga ada yang mengalami kerusakan”, ucapnya.

Sekdes itu menambahkan, saat ini para relawan dibantu dari TNI dan Polri serta masyarakat sedang melakukan evakuasi di sejumlah atap dan penyangga baliho yang rusak, diharapkan evakuasi dapat segera selesai sehingga obyek wisata ini segera bisa kembali dibuka untuk pengunjung.

“Kerusakannya cukup parah, baik di lokasi Umbul Ponggok dan bangunan jogloc milik Pemdes, kerugian ditaksir mencapai Rp.650 juta lebih”, imbuhnya.
(Danang)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.