Membuka Tirai Kebenaran

Almarhum Enthus Susmono Bupati Tegal, Sah di Ganti Umi Azizah

2 min read
Foto pihak ketiga

Lintasindonews.com, Jateng ––  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melantik Umi Azizah sebagai Bupati Tegal menggantikan Ki Enthus Susmono, seperti yang dilansir jawa pis .com Senin (5/11). Azizah akhirnya dilantik menjadi Bupati Tegal untuk periode masa jabatan 2014-2019, Senin (5/11). Perempuan yang sebelumnya menjabat sebagai wakil bupati itu, menggantikan almarhum Ki Enthus Susmono.

Sebagaimana diketahui, Umi duduk di kursi tertinggi pemerintahan Kabupaten Tegal setelah Ki Enthus Susmono meninggal akibat serangan jantung 14 Mei lalu. Umi sebenarnya maju sebagai pendamping Ki Enthus pada Pilbup Tegal 2018 lalu.

Namun karena Ki Enthus meninggal, Umi akhirnya maju sebagai bupati. Dia didampingi Sabilillah Ardie. Umi-Sabillah akhirnya memenangakan pilkada dan baru akan bertugas tahun depan. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memimpin pelantikan Umi. Ganjar berpesan kepada Umi bahwa haram untuk memutus tali perjuangan pendahulunya di Kabupaten Tegal.

“Ki Enthus itu sahabat saya, dedikasinya luar biasa untuk pembangunan Tegal dan Jawa Tengah. Saya minta kepada bupati baru, Umi Azizah untuk melanjutkan perjuangan beliau,” ujar Ganjar di Gedung Gradhika, komplek gubernuran, Semarang.

Selama menjadi Bupati Tegal, Ki Enthus banyak menggunakan pendekatan kebudayaan odalam menata pemerintahan. Menurut Ganjar, pendekatan semacam itu adalah sebuah hal menarik. Jika ditambah dengan tata kelola pemerintahan yang baik, akselerasi pemajuan daerah bisa tercipta.

Tata kelola yang baik itu diturunkan dengan pemerintahan yang bersih dan bersifat melayani. Sedangkan, turunannya adalah prioritas pada skala pembangunan yang dibutuhkan masyarakat.

“Partisipasi masyarakat harus ditampung. Saya yakin bu Umi bisa melakukan itu,” tegasnya.

Meski hanya menyisakan waktu dua bulan hingga habisnya masa jabatan, pelantikan tetap dinilai vital. Sebab ada kesempatan guna menata pemerintahan pada periode selanjutnya.

Ganjar melanjutkan, momen tersebut bisa dimanfaatkan untuk menata APBD 2019, menyiapkan struktur organisasi, sumber daya manusia.

“Dan meniupkan nilai-nilai tata kelola pemerintahan yang baik. Ini kesempatan bagus untuk menyiapkan pemerintahan selanjutnya sesuai hasil Pilkada lalu,” lanjutnya.

Di tempat yang sama, Umi mengaku siap melaksanakan perintah Ganjar. Mengenai tata kelola, dia akan berusaha semaksimal mungkin.

“Saya juga akan menggunakan pendekatan-pendekatan kebudayaan seperti yang dilakukan Ki Enthus,” akunya.

Kontributor: Seno

Sumber: Jawapos.com

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.