![]()
-
Jelang Hari Jadi ke-104, PSHT Pusat Madiun Gaspol Siapkan Kejuaraan Remaja Nasional Perebutkan Piala Dudung -
KUHAP Baru Ubah Peta Penegakan Hukum, Pemeriksaan Tersangka Kini Wajib Direkam — Rois Hidayat: Advokat Harus Terus Belajar dan Berani Mengawal Hak Klien -
Ketika Aspirasi Bertemu Hukum: Demonstrasi Damai Bukan Ruang Membawa Senjata -
Jogging Track Gondangrawe Diharapkan Menjadi Taman Kesehatan dan Ruang Warga Untuk Berolahraga -
Pekerjaan P3-TGAI di Wedoro Disorot, Sejumlah Bagian Disebut Retak dan Keropos
PURWAKARTA — Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purwakarta untuk menebar kepedulian dan memperkuat nilai kebersamaan melalui kegiatan penyembelihan hewan kurban, Rabu (27/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Muhammadiyah Center, Masjid Al-Ittihad, Jalan Kopi No. 09 Purwakarta tersebut berjalan dengan khidmat dan penuh semangat gotong royong.Pada pelaksanaan kurban tahun ini, panitia menyembelih sebanyak 3 ekor sapi dan 5 ekor kambing yang kemudian didistribusikan kepada masyarakat sekitar serta para penerima manfaat.
Seluruh proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban berlangsung tertib dan lancar dengan melibatkan panitia serta relawan yang bekerja sama demi memastikan kegiatan berjalan maksimal.
Ketua Panitia Kurban, Sinduwahyono, memimpin langsung rangkaian kegiatan mulai dari penyembelihan hewan kurban hingga proses distribusi daging kepada warga.
Menurutnya, kegiatan kurban bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.
Sementara itu, perwakilan Lazismu Purwakarta, Haris Nugroho, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur kepada seluruh sohibul kurban yang telah mempercayakan pelaksanaan ibadah kurbannya melalui Lazismu Purwakarta.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh sohibul kurban yang telah mempercayakan pelaksanaan kurbannya kepada Lazismu Purwakarta, mulai dari proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kepada masyarakat. Semoga amanah ini dapat terus kami jaga dengan baik,” ujarnya.
Ia berharap pada tahun mendatang semakin banyak masyarakat yang mempercayakan pelaksanaan kurbannya melalui Muhammadiyah Purwakarta sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Momentum Idul Adha juga menjadi pengingat pentingnya nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan ini, Muhammadiyah Purwakarta berharap dapat terus menghadirkan manfaat dan menebarkan kebahagiaan bagi masyarakat luas. (Haris Marley Krebow)
Editor: Rian Derasta
- Jelang Hari Jadi ke-104, PSHT Pusat Madiun Gaspol Siapkan Kejuaraan Remaja Nasional Perebutkan Piala Dudung
- KUHAP Baru Ubah Peta Penegakan Hukum, Pemeriksaan Tersangka Kini Wajib Direkam — Rois Hidayat: Advokat Harus Terus Belajar dan Berani Mengawal Hak Klien
- Ketika Aspirasi Bertemu Hukum: Demonstrasi Damai Bukan Ruang Membawa Senjata
- Jogging Track Gondangrawe Diharapkan Menjadi Taman Kesehatan dan Ruang Warga Untuk Berolahraga
- Pekerjaan P3-TGAI di Wedoro Disorot, Sejumlah Bagian Disebut Retak dan Keropos
-
Jelang Hari Jadi ke-104, PSHT Pusat Madiun Gaspol Siapkan Kejuaraan Remaja Nasional Perebutkan Piala Dudung
MADIUN — Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun terus mematangkan persiapan menyambut Hari Jadi ke-104. Salah satu agenda utama yang kini menjadi perhatian adalah Kejuaraan Remaja Nasional PSHT 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 22–28 September 2026.Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar panitia bersama Pamter Pusat dan Pengurus Pusat PSHT, Senin (31/8/2026) malam.…
-
KUHAP Baru Ubah Peta Penegakan Hukum, Pemeriksaan Tersangka Kini Wajib Direkam — Rois Hidayat: Advokat Harus Terus Belajar dan Berani Mengawal Hak Klien
OPINI SOLO — Era baru hukum acara pidana Indonesia resmi membawa konsekuensi besar bagi aparat penegak hukum maupun advokat. Penerapan UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) memperkuat sejumlah mekanisme perlindungan hak tersangka, termasuk kewajiban merekam pemeriksaan menggunakan kamera pengawas. Ketentuan tersebut menjadi salah satu sorotan utama dalam diskusi dan…
-
Ketika Aspirasi Bertemu Hukum: Demonstrasi Damai Bukan Ruang Membawa Senjata
OPINI OPOSAN Unjuk rasa merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Dalam negara demokrasi, kebebasan menyampaikan aspirasi merupakan bagian penting dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun, kebebasan tersebut berjalan beriringan dengan tanggung jawab untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta keselamatan masyarakat. Karena itu, imbauan Kepolisian Republik Indonesia agar peserta aksi tidak…




