![]()
-
Jangan Biarkan Program Irigasi Menjadi Proyek Formalitas, Kepala Desa Jangan Intervensi -
Era Prabowo Menuntut Mutu, Bukan Proyek Asal Jadi Apalagi Jika Ada Oknum Yang Memback Up -
25 Ribu Jamaah Thoriqoh Shiddiqiyyah Padati Gedung Dewi Sri Purwodadi, KH Muchtar Mu'thi Tekankan Jaga NKRI dan Perdalam Ilmu Agama -
Diduga Lakukan Pemerasan hingga Tahan SHM, ED Sang Rentenir Warga Kwangen Gemolong Resmi Dilaporkan ke Polisi -
Gotong Royong Mengalir untuk Pembangunan Ponpes SAPU JAGAD Gemolong, Puluhan Relawan dan Donatur Ambil Bagian
PURWAKARTA — Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purwakarta untuk menebar kepedulian dan memperkuat nilai kebersamaan melalui kegiatan penyembelihan hewan kurban, Rabu (27/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Muhammadiyah Center, Masjid Al-Ittihad, Jalan Kopi No. 09 Purwakarta tersebut berjalan dengan khidmat dan penuh semangat gotong royong.Pada pelaksanaan kurban tahun ini, panitia menyembelih sebanyak 3 ekor sapi dan 5 ekor kambing yang kemudian didistribusikan kepada masyarakat sekitar serta para penerima manfaat.
Seluruh proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban berlangsung tertib dan lancar dengan melibatkan panitia serta relawan yang bekerja sama demi memastikan kegiatan berjalan maksimal.
Ketua Panitia Kurban, Sinduwahyono, memimpin langsung rangkaian kegiatan mulai dari penyembelihan hewan kurban hingga proses distribusi daging kepada warga.
Menurutnya, kegiatan kurban bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.
Sementara itu, perwakilan Lazismu Purwakarta, Haris Nugroho, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur kepada seluruh sohibul kurban yang telah mempercayakan pelaksanaan ibadah kurbannya melalui Lazismu Purwakarta.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh sohibul kurban yang telah mempercayakan pelaksanaan kurbannya kepada Lazismu Purwakarta, mulai dari proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kepada masyarakat. Semoga amanah ini dapat terus kami jaga dengan baik,” ujarnya.
Ia berharap pada tahun mendatang semakin banyak masyarakat yang mempercayakan pelaksanaan kurbannya melalui Muhammadiyah Purwakarta sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Momentum Idul Adha juga menjadi pengingat pentingnya nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan ini, Muhammadiyah Purwakarta berharap dapat terus menghadirkan manfaat dan menebarkan kebahagiaan bagi masyarakat luas. (Haris Marley Krebow)
Editor: Rian Derasta
- Jangan Biarkan Program Irigasi Menjadi Proyek Formalitas, Kepala Desa Jangan Intervensi
- Era Prabowo Menuntut Mutu, Bukan Proyek Asal Jadi Apalagi Jika Ada Oknum Yang Memback Up
- 25 Ribu Jamaah Thoriqoh Shiddiqiyyah Padati Gedung Dewi Sri Purwodadi, KH Muchtar Mu’thi Tekankan Jaga NKRI dan Perdalam Ilmu Agama
- Diduga Lakukan Pemerasan hingga Tahan SHM, ED Sang Rentenir Warga Kwangen Gemolong Resmi Dilaporkan ke Polisi
- Gotong Royong Mengalir untuk Pembangunan Ponpes SAPU JAGAD Gemolong, Puluhan Relawan dan Donatur Ambil Bagian
-
Jangan Biarkan Program Irigasi Menjadi Proyek Formalitas, Kepala Desa Jangan Intervensi
OPINI oleh: S. Rianto Pemerhati Kebijakan Publik Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 1776/KPTS/Mn/2026 sejatinya bukan sekadar proyek pembangunan saluran air. Program ini merupakan instrumen strategis negara untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat kelembagaan petani melalui Perkumpulan Petani Pemakai…
-
Era Prabowo Menuntut Mutu, Bukan Proyek Asal Jadi Apalagi Jika Ada Oknum Yang Memback Up
Oleh: Djoni Sugara, Ketua Tim Investigasi LAPAAN RI OPINI, Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berulang kali menegaskan bahwa setiap rupiah uang negara harus kembali kepada rakyat dalam bentuk pembangunan yang berkualitas. Pesan itu sederhana, tetapi memiliki makna mendalam: tidak boleh ada lagi proyek yang dikerjakan sekadar menggugurkan kewajiban administrasi. Karena itu, ketika publik masih menemukan dugaan…




