![]()
-
Terima SK Periode 2026–2031, LPER Semarang Raya Bidik Kolaborasi dengan Pemerintah dan Pelaku UMKM -
Api Melalap Tumpukan Rosok di Kartasura, Puluhan Armada Pemadam Dikerahkan -
Bantuan Revitalisasi Rp448,3 Juta, MCK KB Harapan Bangsa Disorot soal Batas Tanah dan Dugaan Pemborongan -
Dry Ice Diuji Atasi Kabut Asap Karhutla di Palembang, Solusi Baru atau Masih Menunggu Pembuktian? -
Penjara Bukan Apartemen Koruptor: RUU Perampasan Aset Jangan Berakhir Menjadi Janji Politik
KLATEN, Lintasindonews.com – Semangat gotong royong terus mengiringi proses pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) SAPU JAGAD yang berlokasi di Gemolong, Kabupaten Sragen. Bantuan dari para relawan dan donatur terus berdatangan dalam berbagai bentuk, mulai dari material bangunan seperti pasir, semen, hingga dukungan lainnya guna mempercepat penyelesaian pembangunan pondok pesantren.
Baca juga:
- Terima SK Periode 2026–2031, LPER Semarang Raya Bidik Kolaborasi dengan Pemerintah dan Pelaku UMKM
- Api Melalap Tumpukan Rosok di Kartasura, Puluhan Armada Pemadam Dikerahkan
- Bantuan Revitalisasi Rp448,3 Juta, MCK KB Harapan Bangsa Disorot soal Batas Tanah dan Dugaan Pemborongan
- Dry Ice Diuji Atasi Kabut Asap Karhutla di Palembang, Solusi Baru atau Masih Menunggu Pembuktian?
- Penjara Bukan Apartemen Koruptor: RUU Perampasan Aset Jangan Berakhir Menjadi Janji Politik
Panitia pembangunan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian dan berpartisipasi dalam mendukung pembangunan Ponpes SAPU JAGAD

Adapun para relawan dan donatur yang telah memberikan dukungan di antaranya Alex Legiman, Ridwan, Gowang Jono, Azis, Andi, Nurul Devi, Agung K, Anto, Wahono Basuki, Anto Supriyadi Jagad, Tugino Suprat, Samsul, Eko GA, Dewi Fitri, Medi Purnomo, Dodi N, Supadi, Mulyadi Widodo, Pions Ponidi, Sukun Teguh, Eko GA, Pras Maryono, Suroto Marji, Sunar Kedut, M. Nur Anto, Agus Prasojo, serta Yudi Topik Tohit.
Janter Suharti selaku panitia pembangunan mengatakan, komunikasi yang baik dan silaturahmi yang terus dijaga menjadi salah satu kunci tumbuhnya kepercayaan para relawan dan donatur. Menurutnya, hubungan yang harmonis membuat semangat kebersamaan dalam membantu pembangunan pondok pesantren terus terpelihara.
“Alhamdulillah, kepedulian masyarakat sangat luar biasa. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh relawan dan donatur yang telah menyisihkan rezekinya, baik berupa material maupun bentuk bantuan lainnya. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dan memudahkan seluruh urusan dunia maupun akhirat bagi para dermawan,” ujar Janter Suharti, Sabtu (11/7/2026).
Pihak panitia berharap pembangunan Ponpes SAPU JAGAD dapat segera rampung sehingga nantinya dapat dimanfaatkan sebagai pusat pendidikan, pembinaan keagamaan, dan kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (Red)
-
Terima SK Periode 2026–2031, LPER Semarang Raya Bidik Kolaborasi dengan Pemerintah dan Pelaku UMKM
LINTASINDONEWS SEMARANG – Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (LPER) Cabang Semarang Raya resmi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan periode 2026–2031. Dengan diterimanya SK tersebut, organisasi ini bersiap memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai elemen masyarakat untuk mendorong pemberdayaan ekonomi rakyat. SK kepengurusan diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP LPER, Prof. Dr. Dra. Francisca Sestri…
-
Api Melalap Tumpukan Rosok di Kartasura, Puluhan Armada Pemadam Dikerahkan
LINTASINDONEWS KARTASURA, LINTASINDONEWS.COM – Kebakaran hebat melanda tempat pengepul barang bekas di kawasan Wiragunan, sebelah selatan Terminal Kartasura, Kamis (15/10/2026) siang. Kobaran api yang membakar tumpukan barang bekas atau rosok merembet ke bangunan di sekitarnya hingga memerlukan pengerahan sejumlah armada pemadam kebakaran dan dukungan lintas instansi. Hingga pukul 13.15 WIB, petugas masih berjibaku memadamkan api…
-
Bantuan Revitalisasi Rp448,3 Juta, MCK KB Harapan Bangsa Disorot soal Batas Tanah dan Dugaan Pemborongan
LINTASINDONEWS SRAGEN, – Pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di lingkungan KB Harapan Bangsa, Dusun II, Desa Jembangan, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, menjadi sorotan setelah muncul informasi dugaan sebagian bangunan memasuki tanah milik warga setempat. Informasi awal yang diterima redaksi menyebut bagian tanah yang dipersoalkan diperkirakan sekitar 0,5 meter dan disebut milik warga bernama Mbah…




