![]()
-
Dukungan Mengalir untuk Perjuangan Media Berwadah AKJII, Janter Suharti Sampaikan Apresiasi -
Data Rakyat Dipertanyakan, Anggaran Negara Terus Bertambah: Saat Hak Dasar Warga Menanti Kepastian -
Karaton Surakarta dan Komisi Yudisial RI Perkuat Sinergi Budaya Hukum dan Etika Peradilan -
Clorot NaDu Delight: Inovasi Kolaboratif Pengembangan Clorot dengan Topping Nangka dan Durian sebagai Sarana Penguatan Kepemimpinan dan Kewirausahaan -
Jelang Hari Jadi ke-104, PSHT Pusat Madiun Gaspol Siapkan Kejuaraan Remaja Nasional Perebutkan Piala Dudung
KLATEN – Upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi kedaruratan terus dilakukan melalui kegiatan pelatihan yang melibatkan unsur perempuan di tingkat desa. Danramil 15/Polanharjo Kodim 0723/Klaten Kapten Inf Sunarta menghadiri kegiatan Pelatihan Pertolongan Pertama bagi Relawan Wanita, Wanita Tani, dan Kader PKK se-Kecamatan Polanharjo, yang diselenggarakan di Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten. Selasa (2/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan relawan wanita, kelompok wanita tani (KWT), dan kader PKK dari seluruh desa di Kecamatan Polanharjo. Pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan keadaan darurat, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat, sehingga para peserta mampu bertindak cepat dan tepat saat menghadapi situasi yang memerlukan pertolongan pertama.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Klaten Ny. Fahrani Hamenang, Ketua PMI Kabupaten Klaten Drs. Purwanto, M.Si., Ketua BPBD Kabupaten Klaten Sahruna, Camat Polanharjo Muh Prihadi, M.Si., Danramil 15/Polanharjo Kapten Inf Sunarta, Kapolsek Polanharjo AKP Abdilah, S.H., M.Si., Ketua TP PKK Kecamatan Polanharjo, serta para kepala desa se-Kecamatan Polanharjo.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Klaten Ny. Fahrani Hamenang menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan keluarga dan menjadi bagian penting dalam penanganan awal ketika terjadi kondisi darurat di lingkungan sekitar.
“Melalui pelatihan ini kami berharap para kader PKK, relawan wanita dan kelompok wanita tani memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk memberikan pertolongan pertama ketika terjadi keadaan darurat. Dengan kemampuan tersebut, mereka dapat menjadi pelopor dalam menciptakan keluarga yang tangguh dan peduli terhadap keselamatan sesama,” ujar Ny. Fahrani Hamenang.
- Dukungan Mengalir untuk Perjuangan Media Berwadah AKJII, Janter Suharti Sampaikan Apresiasi
- Data Rakyat Dipertanyakan, Anggaran Negara Terus Bertambah: Saat Hak Dasar Warga Menanti Kepastian
- Karaton Surakarta dan Komisi Yudisial RI Perkuat Sinergi Budaya Hukum dan Etika Peradilan
- Clorot NaDu Delight: Inovasi Kolaboratif Pengembangan Clorot dengan Topping Nangka dan Durian sebagai Sarana Penguatan Kepemimpinan dan Kewirausahaan
- Jelang Hari Jadi ke-104, PSHT Pusat Madiun Gaspol Siapkan Kejuaraan Remaja Nasional Perebutkan Piala Dudung
Pelatihan yang dilaksanakan mencakup berbagai materi, antara lain Pertolongan Pertama Kedaruratan Rumah Tangga Non Medis, Praktik Penanganan Kedaruratan Rumah Tangga dan Bencana, Perawatan Keluarga, serta Pembentukan Keluarga Tangguh. Danramil 15/Polanharjo Kapten Inf Sunarta saat ditemui menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, peningkatan kemampuan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat merupakan bagian penting dari upaya membangun ketahanan wilayah yang dimulai dari tingkat keluarga.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Ketika masyarakat memiliki kemampuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama dan memahami langkah-langkah penanganan keadaan darurat, maka risiko yang timbul akibat suatu kejadian dapat diminimalkan, “tuturnya.
“Hal ini sekaligus menjadi modal penting dalam membangun masyarakat yang tangguh dan siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana maupun kecelakaan rumah tangga,” ungkap Kapten Inf Sunarta.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat guna meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah.Kegiatan pelatihan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari para peserta.
Melalui kegiatan ini diharapkan lahir kader-kader perempuan yang memiliki kemampuan dasar pertolongan pertama, mampu menjadi penggerak di lingkungan masing-masing, serta berperan aktif dalam mewujudkan keluarga dan masyarakat yang tangguh, mandiri serta siap menghadapi berbagai situasi kedaruratan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar sebagai wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat ketahanan masyarakat di Kabupaten Klaten. (Cindy)
-
Dukungan Mengalir untuk Perjuangan Media Berwadah AKJII, Janter Suharti Sampaikan Apresiasi
KLATEN, Perjuangan insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik tidak selalu berjalan sendiri. Di tengah berbagai tantangan dunia media, dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan jurnalistik dan hubungan sosial kemasyarakatan. Baca Juga: Hal tersebut disampaikan Janter Suharti, pembina Sapu Jagad sekaligus bagian dari keluarga media yang berwadah di AKJII, saat menyampaikan…
-
Data Rakyat Dipertanyakan, Anggaran Negara Terus Bertambah: Saat Hak Dasar Warga Menanti Kepastian
OPINI JAKARTA — Tata kelola pemerintahan kembali menjadi sorotan ketika persoalan data kesejahteraan masyarakat belum sepenuhnya terjawab, sementara kebutuhan anggaran untuk pemutakhiran data justru terus meningkat. BACA JUGA: Di tengah berbagai persoalan sosial dan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat, muncul pertanyaan mendasar: sejauh mana negara mampu memastikan hak-hak dasar rakyat benar-benar terlindungi dan terpenuhi?Pembukaan UUD…
-
Karaton Surakarta dan Komisi Yudisial RI Perkuat Sinergi Budaya Hukum dan Etika Peradilan
JAKARTA — Karaton Surakarta Hadiningrat dan Komisi Yudisial Republik Indonesia memperkuat sinergi dalam membangun budaya hukum yang berintegritas melalui penguatan nilai-nilai etika, kearifan lokal, serta partisipasi masyarakat dalam mewujudkan peradilan yang bersih dan bermartabat. BACA JUGA: Penguatan sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Karaton Surakarta Hadiningrat dan Komisi Yudisial RI yang berlangsung…




