![]()
-
Kirab Pusaka Malam 1 Suro Keraton Surakarta Digelar atas Dawuh PB XIV, Masyarakat Diajak Jaga Kesakralan Tradisi -
Setengah Miliar untuk Wisata Desa Wonosegoro, Nol Rupiah untuk PAD? Kasus ini Sudah Masuk Ranah APH, Lantas Kenapa Berhenti? -
Dandim Klaten Tinjau Koperasi Merah Putih di Mireng, 238 Titik Rampung dan 90 Sudah Beroperasi -
Mengawal Demokrasi dari Sragen: Pleno Pertama AKJII di Markas Sapu Jagad Berjalan Lancar -
Produk Warga Binaan Lapas Purwodadi Laris Manis di CFD, Telur hingga Sayuran Habis Diserbu Pembeli
SURAKARTA — Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat akan kembali menggelar Hajad Dalem Kirab Pusaka Dalem Malam 1 Suro Tahun Be 1960 atas Dawuh Dalem Sri Susuhunan Pakubuwono XIV. Tradisi tahunan yang telah berlangsung secara turun-temurun tersebut menjadi salah satu warisan budaya adiluhung yang terus dijaga dan dilestarikan oleh Keraton Surakarta hingga saat ini.
Kirab Pusaka Dalem Malam 1 Suro merupakan agenda budaya yang memiliki nilai historis, spiritual, dan filosofis yang kuat dalam kehidupan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Tradisi ini telah diwariskan oleh para Sinuhun terdahulu dan menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan adat serta kearifan budaya Jawa.
Melalui pelaksanaan kirab tahun ini, Sri Susuhunan Pakubuwono XIV menegaskan komitmen Keraton untuk terus merawat dan melestarikan tradisi leluhur sebagai bagian dari identitas budaya bangsa yang hidup di tengah masyarakat.
- Kirab Pusaka Malam 1 Suro Keraton Surakarta Digelar atas Dawuh PB XIV, Masyarakat Diajak Jaga Kesakralan Tradisi
- Setengah Miliar untuk Wisata Desa Wonosegoro, Nol Rupiah untuk PAD? Kasus ini Sudah Masuk Ranah APH, Lantas Kenapa Berhenti?
- Dandim Klaten Tinjau Koperasi Merah Putih di Mireng, 238 Titik Rampung dan 90 Sudah Beroperasi
- Mengawal Demokrasi dari Sragen: Pleno Pertama AKJII di Markas Sapu Jagad Berjalan Lancar
- Produk Warga Binaan Lapas Purwodadi Laris Manis di CFD, Telur hingga Sayuran Habis Diserbu Pembeli
Pelaksanaan Hajad Dalem Kirab Pusaka Dalem Malam 1 Suro juga disebut sebagai kelanjutan dari tradisi yang selama ini dijalankan oleh para penguasa Keraton Surakarta sebelumnya, termasuk pada masa pemerintahan Sri Susuhunan Pakubuwono XIII. Karena itu, kegiatan tersebut dinilai memiliki landasan historis, kultural, dan adat yang kuat dalam kehidupan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
Dalam momentum tersebut, pihak Keraton mengajak seluruh sentana dalem, abdi dalem, pemerhati budaya, serta masyarakat luas untuk bersama-sama menjaga marwah, kehormatan, dan kesakralan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Keraton juga berharap pelaksanaan Kirab Pusaka Dalem Malam 1 Suro dapat berlangsung dengan tertib dan khidmat tanpa adanya kegiatan lain yang berpotensi menimbulkan persepsi ganda di tengah masyarakat. Menurut pihak Keraton, kesatuan pelaksanaan tradisi menjadi penting untuk menjaga nilai adat, kewibawaan lembaga budaya, serta makna sakral yang melekat dalam Hajad Dalem tersebut.
Selain sebagai prosesi budaya, Kirab Pusaka Dalem Malam 1 Suro dipandang sebagai manifestasi nilai-nilai spiritual dan filosofi Jawa yang telah menjadi bagian dari perjalanan sejarah Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat selama berabad-abad. Tradisi ini juga menjadi sarana refleksi, introspeksi, dan penghormatan terhadap warisan leluhur yang terus dijaga keberlangsungannya.
Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat di bawah Dawuh Dalem Sri Susuhunan Pakubuwono XIV menegaskan akan terus menjalankan perannya sebagai pusat pelestarian budaya Jawa, sekaligus menjaga kesinambungan tradisi yang menjadi bagian penting dari kekayaan budaya nasional.
Dengan demikian, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat mendukung dan menghormati pelaksanaan Hajad Dalem Kirab Pusaka Dalem Malam 1 Suro sebagai bentuk nyata pelestarian warisan budaya bangsa yang memiliki nilai sejarah dan spiritual tinggi.
Penulis Cindy Surakarta, Juni 2026.
Editor: Rian Derasta
