![]()
-
Pengajian Rutin MUI dan Ormas Keagamaan di Trucuk Perkuat Kerukunan Umat serta Sinergi Forkopimcam dalam Menjaga Kondusivitas Wilayah -
AKJII Perkuat Konsolidasi Nasional, Pleno 2026 Sahkan Struktur Baru dan Peta Jalan Organisasi hingga 2028 -
Ganti Song-Song Agung di Petilasan Keraton Pajang, Ritual Sakral Tanpa Kirab tapi Tetap Khidmat -
Putra dan Esa, Kebanggaan Boyolali: Dari Panggung Seni Musik hingga Dedikasi Sosial Keluarga Didik Sugiarto -
Solidaritas untuk AKJII, Berbagai Elemen Masyarakat Gotong Royong Sukseskan Rapat Pleno di Klaten
KLATEN – Semangat kebersamaan dan persatuan kembali terlihat dalam kegiatan Pengajian Rutin Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Keagamaan se-Kecamatan Trucuk yang digelar di Aula Pondok Pesantren Ta’limul Qur’an, Dukuh Sudimoro, Desa Puluhan, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Senin (13/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Trucuk, tokoh agama, pengurus MUI, perwakilan organisasi keagamaan, serta aparat kewilayahan.
Hadir sebagai penceramah KH Ahmad Jimanto, AMR.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt Camat Trucuk Rabiman, AP., M.Si., Ketua MUI Kecamatan Trucuk H. M. Fauzi, S.Pd., Danramil 19/Trucuk Kapten Inf Widoyo, Kapolsek Trucuk AKP Muslimin, S.Sos., Bhabinkamtibmas Desa Puluhan Aipda Agung Setio Wibowo, S.H., Babinsa Desa Puluhan Serka Triyono, serta para ketua organisasi keagamaan se-Kecamatan Trucuk.
Pengajian rutin ini menjadi wadah silaturahmi antara ulama, umara, aparat keamanan, dan masyarakat. Selain mempererat hubungan antarelemen masyarakat, kegiatan tersebut juga bertujuan memperkuat sinergi dalam menjaga kerukunan umat beragama dan kondusivitas wilayah.
Dalam tausiyahnya, KH Ahmad Jimanto menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah, memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat, serta meningkatkan kepedulian sosial demi menciptakan lingkungan yang harmonis dan damai.Sementara itu, Plt Camat Trucuk Rabiman mengapresiasi konsistensi pelaksanaan pengajian rutin yang dinilai menjadi sarana komunikasi dan koordinasi yang efektif antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.
“Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, kebersamaan dan kekompakan masyarakat dapat terus terjaga. Ini menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan sekaligus menjaga stabilitas wilayah,” ujarnya.
Danramil 19/Trucuk Kapten Inf Widoyo menegaskan bahwa TNI melalui Koramil 19/Trucuk selalu mendukung berbagai kegiatan keagamaan yang berdampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat.
“Pengajian rutin memiliki peran strategis dalam memperkuat silaturahmi, menanamkan nilai-nilai kebersamaan, serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat. Sinergi antara ulama, pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat harus terus dipelihara demi terciptanya wilayah yang aman, damai, dan kondusif,” kata Kapten Widoyo.
Ketua MUI Kecamatan Trucuk H. M. Fauzi berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana pembinaan umat sekaligus memperkuat komunikasi antarorganisasi keagamaan di wilayah Kecamatan Trucuk.
Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar serta mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Melalui momentum tersebut, diharapkan hubungan antara unsur Forkopimcam, tokoh agama, organisasi keagamaan, dan masyarakat semakin erat dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta stabilitas wilayah.Kehadiran unsur Forkopimcam, TNI, Polri, dan tokoh agama dalam pengajian rutin ini menjadi bukti nyata kuatnya sinergitas lintas sektor dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
Semangat kebersamaan, persaudaraan, dan kepedulian sosial yang tumbuh melalui kegiatan tersebut diharapkan terus menjadi fondasi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kemajuan Kecamatan Trucuk. (Cindy)
Editor: Rian Derasta
