Membuka Tirai Kebenaran

Adiat Santoso Ketua Korwilsus AWPI Soloraya, Inginkan Seluruh Anggota Jaga Profesionalisme dan Integritas

2 min read

Adiat Santoso (baju hitam) dan Direktur Pusat Bantuan Hukum AWPI Syahril harahap, SH, MH (kaos lorek) saat rapat di kantor DPD AWPI Jawaban Tengah, minggu (29/12) 

Adiat Santoso (baju hitam) dan Direktur Pusat Bantuan Hukum AWPI Syahril harahap, SH, MH (kaos lorek) saat rapat di kantor DPD AWPI Jawa Tengah, minggu (29/12)

LINTASINDONEWS.com, SURAKARTA – Ketua DPC AWPI Korwilsus Soloraya Adiat Santoso memberi himbauan kepada para pengurus cabang beserta anggotanya, para jurnalis maupun dari kalangan ormas harus memiliki sikap dan nilai-nilai integritas demi menjaga nama baik AWPI, saat jelang memasuki tahun 2020 ini, begitu ia ungkapkan Kepada media ini di wedangan bung klitik Solo baru – baru ini. Senin (30/12).

Lebih jauh, dia mengharap Kepada semua anggota untuk patuh Kepada kode etik jurnalistik, menurut pria yang biasa di sapa Edot ini, jangan sekali – sekali melupakan sejarah  berdirinya AWPI.

“Saya telah mengikuti proses yang cukup lama, awal mula Saya hanya Sebagai jurnalis di media www.lintasindonews.com hingga bergabung di AWPI, sebagai ikatan induk pers organisasi, ” Jelasnya.

Masih menurut Edot, dalam berbagai rapat yang di ikuti dibeberapa tempat kemudian melihat semangat dan daya juang dari AWPI. Akhirnya bisa memahami secara jelas arti kata loyalitas yang sesungguhnya.

“Melihat semangat serta keyakinan teman-teman AWPI dalam menjaga marwahnya, dikonsolidasikan dengan beberapa pengurus AWPI dari tingkat DPP, DPD hingga DPC, dan akhirnya terjadi permufakatan salah satunya turut mencerdaskan kehidupan bangsa dan berperan serta dalam membela negara dari pilar pers, itulah yang harus di tanamkan pada setiap anggota, “urainya.

Masih apa kata dia, Ketika Rapat yang di gelar di DPD AWPI Jawa Tengah tempo hari yang lalu, minggu (29/12), mengusung tentang tema Pancasila dan Butir-butir UUD 45,  Edot berpendapat agar wadah AWPI bisa menciptakan Wartawan yang Profesional dan Sejahtera.

“Saya berharap profesi wartawan harus bisa menjaga sikap dan nilai-nilai Pancasila yang berdasarkan UUD 45, karena jurnalistik atau pers sebagai pilar ke-4, setelah Yudikatif, Ekskutif dan Legislatif, menjadi indenpenden dan tidak menjilat Pemerintah, demokrasi harus benar-benar ditanamkan di dalam jiwa, “pungkas pria yang memiliki sanggar seni di Gemolong Sragen ini. (Tim AWPI) 

 

“Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus di hapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan (alenia pertama pembukaan UUD 1945)”

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.