Membuka Tirai Kebenaran

Desa Jono Kini Menjadi Kampung Wifi

2 min read
Kades Jono dan istri

LintasIndoNews.com, Sragen — Sebagai Desa yang selalu menjalankan UU Desa yang memiliki tujuan mensejahterakan rakyat desa, kini desa Jono kecamatan Tanon Kabupaten Sragen yang di pimpin sang Kades Irawan Agung Priyanto, sosok pria kalem dan bersahaja ini selalu bersemangat ketika bincang-bincang tentang pembangunan desanya.

Kini Desa Jono Memanfaatkan Dana Desa untuk membuat jaringan internet menjadi masif, stabil kualitas jaringannya, dan murah bagi masyarakatnya. Caranya bagaimana? Bisa sharing wifi atau apa pun, itu hanya sekedar masalah teknis yang dapat dipecahkan dengan teknologi yang ada sekarang.

Yang masih menjadi PR adalah mindset masyarakat [dan pemerintah daerah – mengacu bahwa masyarakat desa masih belum terbuka tentang internet dan untuk kemudahan administrasi laporan pertanggungjawaban dana desa] bahwa pembangunan itu harus berbentuk fisik.

“membangun, pengerasan jalan, saluran irigasi, dan pembangunan berbentuk fisik lainnya, sudah berjalan sesuai petunjuk, ” Jelas Irawan.

Untuk saat ini desa jono memiliki jaringan wifi di 16 titik atau baru 16 RT, dalam penjelasannya Irawan menyampaikan di wilayah masing-masing sudah ada yang mengurusi, sesuai keputusan dalam kepengurusan BUMDes, yakni wifi di kelola oleh BUMDes.

” Semoga ada terobosan gagasan yang berani di tingkat desa untuk membangun sesuatu yang kasat mata tetapi bermanfaat besar bagi kemajuan daerah [desa] yakni jaringan internet masif, massal, dan murah, ” Paparnya.

Bila kita kaji lebih dalam, manfaat untuk terobosan desa menuju desa yang maju dan modern, desa Jono tergolong desa yang aktif dan responsif terhadap pembangunan, wajar jika kini desa Jono berkembang, melatih masyarakat menciptakan sistem guyub rukun menuju pembangunan yang transparan dan akuntabel serta dedikasi yang tinggi. (Wanto)

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.