Membuka Tirai Kebenaran

Di Kabupaten Rembang, Desa Sukoharjo Dan Ngotet Siapkan Rumah Karantina Bagi Pemudik

2 min read

REMBANG, Desa Sukoharjo dan Ngotet Kecamatan Kota Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, secara swadaya menyiapkan rumah karantina atau isolasi.

Rumah karantina ini diperuntukkan bagi warga desa setempat yang baru mudik dari luar kota, utamanya kota pandemi covid-19.

Kades Sukoharjo, Lilik Purnomo mengatakan pembuatan rumah karantina ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Pemerintah Pusat lewat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Menurut Lilik, di mana setiap desa diharapkan memiliki rumah karantina bagi warga pemudik. Pihaknya menyiapkan dua rumah karantina untuk para perantau yang pulang ke kampung halaman.

“Kami rapatkan dengan tim satgas Covid-19 Desa Sukoharjo, dalam rapat diputuskan untuk menyediakan rumah karantina, dengan menggunakan aula Karang Taruna, “jelasnya.

Lebih lanjut, Lilik mengungkapkan berhubung aula  belum di gunakan, untuk sementara dimanfaatkan sebagai rumah karantina.

“Rumah ini ini dilengkapi fasilitas, Kasur, TV, Kipas Angin/ AC, WIFI Internet, MCK, bila bosan bisa membaca buku perpustakaan dan lainnya, intinya kami siap menyambut pemudik dan mengantisipasi penyebaran corona, ”katanya.

Dia menjelaskan, satu unit rumah Aula Karang Taruna, bila nanti masih kurang juga sudah disiapkan rumah kosong milik salah satu warga.

“Kami ada dua tempat karantina, satu aula Karang Taruna dan satu rumah kosong milik warga untuk rumah karantina, aula Karang Taruna bisa menampung 9 orang sedangkan rumah milik warga cukup besar, total dua rumah karantina mampu menampung 20 orang,” jelasnya.

Tidak hanya desa Sukoharjo, Pemerintah desa Ngotet di Kecamatan Kota Rembang juga melakukan hal serupa.

Pihak desa menyediakan rumah karantina menggunakan gedung Majelis Tafsir Alquran (TPA),

Selain itu, Gedung PAUD Desa sebagai lokasi karantina mandiri bagi para pemudik, kedua gedung ini setidaknya mampu menampung sebanyak 15 orang.

Ketua Satgas Covid -19 yang juga Kepala Desa Ngotet Arie Candra Wibawa menerangkan, penyiapan rumah karantina ini sudah dua pekan, bersamaan dengan pencanangan kampung siaga Covid-19.

Oleh Kapolres Rembang AKBP. Dolly A. Primanto, untuk pengelolaan dan petugas kesehatan rumah karantina sudah dikoordinasikan dengan pihak Puskesmas Rembang 2.

Sedangkan untuk pemantauan pemudik dan akomodasi sudah disiapkan oleh Satgas Covid-19 Desa Ngotet,

Dua unit bangunan tersebut disulap menjadi rumah karantina lengkap dengan kamar mandi atau MCK. Penyipannya secara gotong royong dan sudah siap di tempati.

“Ini rumah karantina yang disiapkan oleh Pemerintah Desa Ngotet dalam rangka menghadapi pemudik yang baru pulang dari perantauan, utamanya pemudik yang berasal dari zona merah seperti dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), ”kata Arie. (Insan)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.