Membuka Tirai Kebenaran

Penjagaan Pos Masuk perbatasan Jateng –Jatim di perketat Untuk Memutus rantai Penularan Covid-19

2 min read

LINTASINDONEWS. com,  REMBANG –
Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (forkopimda) Kabupaten Rembang menggelar pengecekan posko pemeriksaan terpadu Covid-19 di jembatan timbang Sarang Rembang atau tepatnya di perbatasan jawa tengah – jawa timur minggu malam.

Tujuan pengecekan posko pemeriksaan Covid – 19 oleh bupati Rembang H.Abdul Hafidz dan Wakil Bupati Bayu Andriyanto ,beserta Kapolres Rembang AKBP Dolly A. Primanto, dan Komandan Kodim 0720 Letkol Arh. Andi Budi Sulistianto. Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19 dan mengecek kesiapan petugas gabungan.

Petugas melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pengemudi dan penumpang dari semua jenis kendaraan yang melintas masuk wilayah jawa tengah .

Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto mengatakan, penyekatan kendaraan diperketat di wilayah yang berbatasan langsung dengan jawa timur. Hal itu sebagai langkah antisipasi kendaraan yang masuk dari jawa timur.

“ Ada beberapa kendaraan dari arah jawa timur yang memang kami minta untuk berputar balik karena alasan kurang elas .Hal ini dilakukan untuk antisipasi sehingga jangan sampai terjadi hal-hal yang merugikan kita ,“jelas Dolly.
Meski demikian Kapolres Rembang mengakui, masih ada beberapak kendaraan pribadi yang di perkenankan melanutkan perjalanan berdasakan seleksi prioritas.

Sementara Bupati Rembang Abdul Hafidz menyebut dalam menghadapi pandemi Corona saat ini pemerintah Kabupaten Rembang telah menyiapkan sejumlah pos karantina di masing-masing desa.

“ Ini screening terhadap warga Rembang yang dari luar, sehingga mereka ini betul-betul kondisinya terdeteksi sejak dini. Kalau memang ada yang dicurigai diarahkan langsung ke puskesmas. Kalaupun sehat juga tetap kita pantau, lapor ke desa agar langsung diarahkan ke pos karantina di desa-desanya,” jelasnya.

Seluruh kendaraan yang melintas dari luar Kabupaten Rembang dilakukan pemeriksaan, termasuk terhadap sopir dan para penumpang. Bahkan, beberapa kendaraan pribadi yang melintas namun sang sopir tidak bisa menjelaskan alasan yang kuat, diminta untuk putar balik.( Insan )

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.