Membuka Tirai Kebenaran

Desa Sorogaten Tulung Menuju Desa Mandiri

2 min read

LintasIndoNews.com | Klaten — Desa Sorogaten, Tulung, Klaten merupak an salah satu desa dari sejumlah 18 desa di Kecamatan Tulung, Klaten, Jawa Tengah, Indonesia. Desa Sorogaten sama dengan disktrik Tulung, yaitu Desa Sorogaten dilalui jalan antar kabupaten, adalah Kabupaten Klaten dan Boyolali.

Jalan itu merupakan jalan alternatif Semarang – Yogyakarta. Apabila mau ke Semarang dari Jogja, dapat mengambil jalur ke Klaten melewati kotanya kemudian ambil jalan ke Jatinom, setelah itu melewati disktrik Tulung dimana desa Sorogaten kehadiran di dalamnya.

Desa Sorogaten terdiri dari beberapa dukuh yaitu Candirejo (Nduruboh), Keden, Kembangsari, Dogang, Ndugosong, Ngalang-alang, Sorogaten, Ketintang. terdiri dari 11 RT dan 27 RW. Desa ini sudah dapat akses telepon GSM maupun CDMA. Sedangkan untuk telepon kabel baru untuk Wartel.

Sebagian besar warga desa ini penduduknya bertani. Dengan hasil utama adalah padi, jagung, dan singkong. Selain pertanian, warga juga beternak yaitu ayam, kambing, dan sapi.

Persoalan besar yang dihadapi penduduk saat ini keterbatasan lahan pertanian, dimana banyak penduduk yang mempunyai sawah di bawah 2000 m2. Bahkan tidak punya lahan sawah sama sekali sehingga mengandalkan dari buruh tani. Atau alih profesi menjadi pedagang atau urbanisasi ke kota.

Saat ini Desa Sorogaten dipimpin oleh Kepala Desa yang bernama H. Hary Harsono adalah seorang tokoh diDesa tersebut yang menggeluti dibidang kebutuhan para petani, dengan usaha membuka toko pertanian yang berlokasi tidak jauh dari bale desa Sorogaten.

Karena peduli dengan kondisi didesanya, agar menjadi desa yang maju, mandiri dan sejahtera warga masyarakatnya, maka tahun 2013 memberanikan diri untuk ikut maju mencalonkan sebagai kepala desa Sorogaten dalam Pilkades didesanya dan masyarakatnya juga berkeinginan untuk mendukung, mendorong dirinya untuk memimpin didesanya, yang kemudian benar dirinya ditetapkan terpilih sebagai Kepala Desa Sorogaten.

Sejak Hary Harsono menjadi Kepala Desa tahun 2013 hingga masa jabatannya habis pada tahun 2019, kondisi didesanya selalu mengalami kemajuan diberbagai bidang, seperti kondisi infrastruktur, jalan, talud, irigasi dan pembangunan yang lainnya.

Karena kemampuan dirinya untuk mempin didesanya dapat diterimanya oleh masyarakat, maka begitu ada Pemilihan Kepala Desa untuk pereode tahun 2019-2025 H.Hary Harsono mendapat dukungan warganya untuk mencalonkan lagi, kemudian terbukti dirinya terpilih lagi menjadi Kepala Desa di Sorogaten Kecamatan Tulung untuk 2 pereode.

Sampai sekarang ini tahun 2019 kondisi pembangunan insfrakstruktur sudah mencapai 80% sisanya akan dirampungkan pereode ke 2 dia menjabat, bahkan dalam usaha Menuju desa mandiri Hary panggilan akrabnya berencana untuk mengembangkan Badan Usaha Milik Desa( BUMDes ), seperti pengadaan kios – kios dan pembangunan Taman Wisata.

Demikian sekilas Interview wartawan Lintas Indo/LintasIndoNews.com dengan Hary Harsono di kantornya belum lama ini. (Seno/Surya)

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.